Berita

Politik

KPU Diminta Lebih Komunikatif Kepada Peserta Pemilu

JUMAT, 17 AGUSTUS 2018 | 03:20 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

. Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dihimbau lebih komunikatif kepada sejumlah pihak. Khususnya para peserta Pemilu 2019, tentang semua hal yang berkaitan dengan tahapan Pemilu.

Himbauan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Kaka Suminta dalam diskusi bertajuk "Kemelut DCS di Ruang Kedap' yang diadakan oleh Komunitas Pewarta Pemilu (KPP) bersama Bawaslu di Jakarta, Kamis (16/8).

"Harusnya ada dialog intens antara KPU dan partai politik. Asas penyelenggara Pemilu kan transparansi," katanya.


Menurut Kaka, diterapkannya transparansi ini nantinya membuat masyarakat mengetahui seluk beluk tentang kepemiluan.

Dia menegaskan, transparansi harus tetap diutamakan dan tidak boleh dihilangkan oleh penyelenggara pemilu.

Kaka pun menyebutkan sengketa antara KPU dengan sejumlah partai peserta Pemilu dalam pendaftaran Caleg beberapa waktu lalu.

Beberapa partai yang bersengketa dengan KPU adalah Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Hanura.

"Masalah Partai Hanura mengkonfirmasi ada masalah tidak beres di komunikasi," tegas Kaka.

Pria asal Subang ini pun mengkritik KPU yang lebih mendahulukan teknis administrasi, alih-alih memprioritaskan substansi kepemiluan.

"Seharusnya administrasi mendukung subtansi. Sehingga subtansi tidak terpenjara oleh administrasi dan komunikasi," pungkas Kaka. [rus]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Jaminan Kesehatan 11 Juta Orang Dicabut Bikin Ketar-ketir

Senin, 09 Februari 2026 | 01:29

MKMK Tak Bisa Batalkan Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Senin, 09 Februari 2026 | 01:11

Baznas-Angkasa Malaysia Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Masjid

Senin, 09 Februari 2026 | 01:01

Kata Pengantar Buku, YIM: Keadilan yang Memulihkan Hak

Senin, 09 Februari 2026 | 00:35

Bahlil Takut Disebut Pengkhianat soal Prabowo-Gibran Dua Periode

Senin, 09 Februari 2026 | 00:32

Tradisi Jual Beli Istri di Eropa, Budaya Rakyat Abad ke-17 sampai ke-20

Senin, 09 Februari 2026 | 00:09

Sakit Jokowi Dicurigai cuma Sandiwara

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:27

Prestasi Timnas Futsal Jadi Kebanggaan Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:22

Delegasi Indonesia Paparkan Konsep Diplomasi Humanis di YFS 2026 Jenewa

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:05

Selengkapnya