Berita

Sudirman Said/RMOL

Politik

Tim Prabowo-Sandi: Isu Mahar Sudah Dibantah Partai Koalisi

SELASA, 14 AGUSTUS 2018 | 15:24 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Mahar politik untuk memuluskan langkah Sandiaga Uno menjadi calon wakil presiden pendamping Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2019 dibantah.

Salah satu anggota Tim Pemenangan Prabowo-Sandi, Sudirman Said menegaskan bahwa mahar politik yang bermula dari kicauan Wasekjen DPP Partai Demokrat itu tidak benar.

Apalagi semua partai koalisi, baik PKS dan PAN yang masing-masing disebut mendapat Rp 500 miliar, maupun Demokrat telah membantah kabar itu. Sehingga tidak ada alasan lain untuk membenarkan pernyataan tersebut.


"Kan sudah dibantah juga oleh PKS, PAN, maupun Demokrat," ujar Sudirman Said di Gedung KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (14/8).

Mantan calon gubernur Jawa Tengah itu juga membantah kabar bahwa sumbangan politik sudah mulai dilakukan untuk menjalankan mesin politik.

“Nanti setelah dicalonkan resmi baru akan ada kebutuhan menyumbang untuk dana kampanye," pungkasnya. [ian]

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya