Berita

Jonatan Christie/Net

Olahraga

Jalan Terjal Tunggal Putra

Bulutangkis
SENIN, 13 AGUSTUS 2018 | 10:24 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Selepas ditingal Taufik Hidayat yang memutuskan gantung raket, Indonesia belum punya atlet bulu tangkis terbaik di tunggal putra. Dia pun pesimistis tunggal putra bisa berbicara banyak di Asian Games 2018.

Pada Asian Games 2018, tung­gal putra akan mengandalkan Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting. Di ranking BWF, Ginting berada di posisi ke-12, sedangkan Jonatan di uru­tan ke-15.

Namun demikian, Taufik tak yakin dua tunggal putra Indonesia itu mendulang medali Asian Games 2018. "Tunggal putra masih berat," katanya di Gedung Sate Bandung baru-baru ini.


Untungnya, kata Taufik, Jonatan dan Ginting bisa meman­faatkan status Indonesia seba­gai tuan rumah Asian Games. Mereka bisa mendapat banyak dukungan dari suporter.

"Ini tantangan lebih besar lagi, dalam satu sisi harus tambah motivasi karena kami main sebagai tuan rumah dan belum tentu kapan lagi Asian Games ada di sini. Jadi, manfaatkan semaksimal mungkin untuk bisa jadi yang terbaik untuk bangsa ini," ucap peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 itu.

Pria asal Pengalengan Jawa Barat itu juga yakin bulu tangkis mampu menyumbang medali emas lewat nomor ganda. Saat ini, Indonesia punya dua pasang atlet terbaik di nomor ganda.

Indonesia memiliki Marcus Gideon/Kevin Sanjaya di gan­da putra dan Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir di ganda cam­puran.

"Bulu tangkis kan targetnya satu (emas), entah ganda putra atau ganda campuran, mudah-mudahan bisa lebih dari satu (emas)," ujar Taufik.

"(Andalan) Selama ini kan hanya ganda, Tontowi-Butet dan Kevin-Gideon saja. Kalau yang lain mudah-mudahan bisa bawa yang terbaik," ujarnya.

Sementara itu di sektor Putri, pelatih tunggal putri PBSI Minarti Timur mengakui bahwa kans anak-anak didiknya meraih medali di nomor perorangan Asian Games 2018 memang nyaris mustahil. Karenanya, Minarti berharap Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani, dan Ruselli Hartawan bisa ikut sumbangsih di nomor beregu.

Beratnya peluang sektor tung­gal putri memenangi medali di nomor perorangan memang sulit untuk dinafikkan. Di sederet tur­namen BWF World Tour 2018, belum sebiji gelar pun lahir dari tangan Jorji dan kawan-kawannya.

Meski demikian, mereka bisa tampil cukup baik jika bertand­ing di sektor beregu. Hal ini ter­lihat saat mereka berkompetisi di Kejuaraan Asia Beregu 2018 dan Piala Uber 2018.

"Untuk nomor perorangan, kalau dilihat dari hasil Kejuaraan Dunia 2018 kemarin ya memang sulit. Tapi mereka harus bisa ikut sumbang poin di nomor beregu. Mudah-mudahan di nomor per­orangan pun mereka juga bisa kasih perlawanan," ujar Minarti, Minggu (12/8).

Menyoal persiapan terakhir, Minarti mengaku sudah mem­berikan latihan maksimal kepada tiga anak didiknya tersebut mulai dari fisik, teknik, dan mental. Dukungan dari pecinta bulu tangkis yang nanti akan hadir di Istora Senayan juga diharapkan Minarti bisa menjadi bahan bakar tambahan dalam bertanding.

"Apalagi di Asian Games 2018 nanti kan kita tuan rumah. Saya berharap mereka bisa keluarkan semua yang mereka punya. Dukungan dari penonton kiranya juga bisa menambah semangat mereka untuk bisa main mati-matian di event sebesar Asian Games," ujar Minarti. ***

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya