Berita

Foto: Net

Dunia

KBRI Amman Berhasil Pulangkan TKW Yang Hilang 13 Tahun

SABTU, 11 AGUSTUS 2018 | 23:35 WIB | LAPORAN:

Tenaga kerja wanita (TKW) berinisial DT berhasil ditemukan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Amman, Yordania setelah dinyatakan hilang selama 13 tahun. TKW asal Indramayu, Jawa Barat itu telah tiba di Jakarta, Sabtu (11/8).

Pihak keluarga melaporkan berita kehilangan DT ke Kementerian Luar Negeri pada awal tahun 2018. Setelah pelaporan tersebut diterima Kemlu, KBRI Amman langsung melakukan upaya pencarian dengan berbagai cara. Selain melalui simpul-simpul masyarakat Indonesia yang ada di Yordania, KBRI juga melibatkan pengacara KBRI Amman.

“Jujur saja rasanya seperti menerima tugas mission impossible, karena mencari seseorang di luar negeri nyaris tanpa data apapun yang dapat dijadikan rujukan. Tapi karena rasa kepedulian serta keberpihakan, seluruh Tim Perlindungan WNI KBRI Amman bekerja keras mencari tahu keberadaan DT tanpa kenal lelah,” kisah Duta Besar RI untuk Kerajaan Yordania Andy Rachmianto saat menerima instruksi pencarian dari Kemlu, sebagaimana keterangan tertulis yang diterima.


Sekitar bulan April 2018, jejak keberadaan DT akhirnya diketahui. Tim kemudian berupaya mengambil DT dari majikannya.

Usai diambil alih, DT kemudian ditaruh di penampungan Griya Singgah KBRI Amman. Dia diajari untuk kembali menggunakan Bahasa Indonesia dan melakukan penyesuaian-penyesuaian lainnya sebelum pulang.

“Rasanya aku tidak akan pernah kembali ke Indonesia dan bertemu kembali dengan keluargaku. Aku sudah pasrah dan tidak tahu harus berbuat apa. Terima kasih KBRI sudah mengubah hidup aku,” ucap DT penuh keharuan.

DT berangkat ke Yordania pada tahun 2005, saat usianya belum lagi genap 17 tahun. DT direkrut calo yang merupakan tetangga desanya berisial JI. DT diberangkatkan ke Yordania oleh dua buah perusahaan penempatan yang berkantor di Jakarta Timur menggunakan visa turis.

Sejak tiba di Yordania, agen yang menerima DT mempekerjakan DT kepada majikan yang berganti-ganti, tidak pernah dilaporkan ke KBRI, tidak pernah diperpanjang paspornya, tidak dibuatkan ijin tinggal dan tidak pernah diberikan kesempatan komunikasi dengan keluarga.

DT bahkan saat ini terlantar karena agen Yordania yang mendatangkannya dari Indonesia sudah ditutup.

“Kami berharap aparat penegak hukum di tanah air dapat mendalami kasus ini dan menghukum mereka yang terlibat. Kita tidak ingin ada DT-DT berikutnya yang menjadi korban lagi,” harap Duta Besar Andy Rachmianto.

Dalam kasus-kasus TKI yang hilang, upaya berkomunikasi dengan pihak majikan menjadi tantangan bagi KBRI. Namun dengan bantuan Anti Human Trafficking Unit (AHTU) Yordania, KBRI berhasil mengambil paksa DT dari majikannya.

Saat ditemukan, DT dalam keadaan sehat namun sama sekali tidak bisa lagi berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia.

“Mengambil dari majikannya adalah satu hal. Tapi memastikan semua haknya dipenuhi sebelum dipulangkan adalah hal lain yang tidak kalah pentingnya. Kehadiran kami dalam menolong DT harus tuntas,” tukas Andy. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya