Berita

Basuki Hadimuljono/Net

Nusantara

Kementerian PUPR Terus Supply Air Bersih Untuk Pengungsi Gempa Lombok

SABTU, 11 AGUSTUS 2018 | 06:19 WIB | LAPORAN:

. Sebanyak 15 sumur bor dan pompa air tanah (PAT) dengan kapasitas 15-20 liter per detik yang tersebar di sembilan desa di Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat berfungsi sebagai sumber air bersih para pengungsi korban gempa bumi di Pulau Lombok.

Sumur bor dan PAT tersebut pada kondisi normal merupakan sumber air baku warga dan ternak, khususnya saat musim kemarau.

Dalam masa tanggap darurat saat ini, melalui Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara 1, Ditjen Sumber Daya Air, sumur dan PAT digunakan sebagai sumber air bersih bagi penduduk di Lombok Timur, seperti di Desa Belanting dan Darakunci. Di Lombok Utara digunakan bagi warga terdampak di Desa Pemenang, Sokong, Semboro, Gagelang, Rempek, Mumbul Sari, Akar-akar, Sukadana, Kantor Bupati Lombok Utara dan Rumah Sakit Tanjung.


Distribusi air bersih bagi desa-desa lainnya dilakukan petugas Kementerian PUPR dengan menggunakan mobil tangki air (MTA) maupun penyambungan ke jaringan pipa PDAM eksisting. Terdapat 13 MTA dengan sebaran wilayah operasi: 6 MTA melayani 4 Kecamatan di Lombok Utara yakni Bayan, Tanjung, Gangga dan Pemenang Barat dan 1 unit MTA melayani Kecamatan Sambelia. Sebanyak 6 unit MTA lainnya melayani Kecamatan Sembalun di Lombok Timur. Kendala dalam pendistribusian air yakni jumlah dan lokasi desa yang tersebar.

Pada 10 lokasi pengungsian kini sudah dilengkapi hidran umum (HU) dengan kapasitas 1.000 liter dan 2.000 liter sehingga air bisa disimpan untuk memenuhi kebutuhan harian para pengungsi dan relawan. Kementerian PUPR telah juga mengirimkan 16 unit HU berkapasitas masing-masing 2000 Liter, serta 30 unit HU berkapasitas masing-masing 1000 liter. Disamping itu juga telah terpasang 70 tenda hunian darurat dan 26 WC portable.

Mobilisasi alat berat telah dilakukan untuk membersihkan puing bangunan dan penanganan longsoran dengan 8 ekskavator, 2 doser, 8 dumptruck, 1 loader, 1 trailer dan 1 mobil crane.

Kondisi jalan nasional tidak ada yang terputus, namun terjadi longsoran pada beberapa titik. Untuk jembatan, tercatat 12 jembatan mengalami kerusakan yakni Kali Padet, Panggung, Lokok Koangan, Sapit II, Tampes, Baburung III, Embar-embar, Sokong A, Lempenge I, Luk I, Sidutan dan Segundi.

Elek Yo Band yang merupakan grup musik gabungan para Menteri Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo, melakukan penggalangan dana untuk membantu meringankan korban gempa bumi di Pulau Lombok. Penggalangan dana dilakukan melalui acara bertajuk "Konser Kemanusiaan untuk Lombok" yang berlangsung di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Kamis, (9/8).

Personil Elek Yo Band yang terdiri dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono pada posisi drummer, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri sebagai lead gitaris dan vokalis, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sebagai gitaris dan vokalis, Kepala Bekraf Triawan Munaf sebagai keyboardis, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani  keduanya sebagai vokalis.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pagelaran konser kemanusiaan yang diisi oleh Elek Yo Band dan musisi Indonesia lainnya merupakan bentuk spontanitas yang didukung berbagai pihak sehingga bisa terlaksana bersama.

"Beberapa hari lalu, saya melakukan peninjauan ke Kabupaten Lombok Utara. Dari Kota Mataram sampai Kecamatan Tanjung terlihat banyak korban dan bangunan runtuh sehingga perlu dilakukan penanganan secara cepat," kata Menteri Basuki dalam keterangan tertulis.

Menteri Basuki menambahkan Kementerian/Lembaga (K/L) seperti Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian Dalam Negeri, TNI, BMKG, BNPB, serta Kepolisian telah bertugas  di lapangan dalam tanggap darurat bencana. Dengan adanya acara ini, kita ingin berkoordinasi lebih intensif dalam penggalangan sumbangan masyarakat untuk membantu para korban.

Di akhir performancenya, Elek Yo Band memberikan sumbangannya melalui lelang gitar milik Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi senilai Rp 200 juta, kemudian dari sumbangan BUMN yang secara keseluruhan terkumpul dana Rp 2 miliar.

Bantuan bagi korban bencana gempa di Lombok juga dilakukan oleh Dharma Wanita Kementerian PUPR. Bantuan yang dibawa oleh satu mobil box berupa selimut, perlengkapan mandi, perlengkapan ibadah, pembalut, susu, makanan dan obat-obatan senilai Rp 19 juta dan uang tunai senilai Rp 125 juta.

Hari ini (Jumat, 10/8) penyerahan bantuan dilakukan oleh Ibu Kartika Basuki Hadimuljono  sebagai Penasehat Dharma Wanita kepada Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Keterpaduan Pembangunan Achmad Ghani Gazaly selaku Kordinator Tim Tanggap Bencana Kementerian PUPR di Lombok di Kantor Kementerian PUPR. Bantuan ini merupakan bantuan kedua, setelah sebelumnya dikirimkan bantuan berupa obat-obatan, selimut, handuk, dan makanan senilai Rp 14 juta yang telah dikirimkan pada tanggal 7 Agustus 2018 lalu. [rus/***]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya