Berita

Foto: Net

Nusantara

Percepat Penanganan Korban, PABI Kirim 50 Tenaga Medis Ke Lombok

JUMAT, 10 AGUSTUS 2018 | 23:22 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia (PABI) turut berduka atas serangkaian gempa yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebagai bentuk kepedulian, mereka mengirim sebanyak 50 tenaga medis dan satu ton bantuan kebutuhan logistik primer ke Lombok, Kamis (9/8) lali.

Pengurus Pusat Ketua Ikatan Ahli Bedah Indonesia (IKABI), Andi Asadul Islam mengatakan bahwa bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban korban dan membantu penanganan korban luka.

“Pengiriman kebutuhan primer berupa sembako, pakean, selimut dan ahli medis kami lakukan paska gempa berlangsung. Tujuan utama selain kebutuhan primer itu bermanfaat, para ahli medis dapat bergerak cepat membantu korban," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (10/8).


Dia menjabarkan bahwa 50 tenaga medis itu terdisi dari dokter spesialis, dokter residen, dokter umum dan tenaga keperawatan.

“Kami harapkan hal ini dapat membantu korban yang mengalami luka trauma berat hingga luka ringan," sambungnya.

Anggota PABI cabang NTB Ramses Indriawan menjelaskan bahwa pengiriman 50 tenaga ahli bedah dari IKABI didatangkan melalui Sulawesi Selatan, Bali, Jakarta, Semarang dan Solo serta berbagai kota di Indonesia.

Sementara bantuan logistik IKABI diserahterimakan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) wilayah Lombok.

"Sejumlah dokter dari IKABI kami kerahkan ke beberapa tempat. Ada yang bertugas di rumah sakit umum daerah dan adapula yang langsung ke titik bencana, misalnya di Lombok Utara. Relawan pun sudah menyebar untuk membantu pengiriman logistik dan bahan bakar,” tukasnya.

IKABI sebelumnya juga telah menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 150 juta pada 8 Agustus lalu. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya