Berita

Politik

Jangkar Jokowi Siap Menangkan Jokowi-Ma'ruf

JUMAT, 10 AGUSTUS 2018 | 09:24 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Relawan Jangkar Jokowi menyambut baik Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH. Ma'aruf Amin sebagai calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi petahana Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019.

Demikian disampaikan Presidium Nasional Jangkar Jokowi, I Ketut Guna Artha saat meresmikan Sekretariat Presidium Nasional Jangkar Jokowi di ITC Fatmawati, Perkantoran Duta Mas Blok D1 No 28, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sekaligus pemantapan dukungan untuk Jokowi, Kamis malam (9/8).

Pemantapan dukungan untuk Jokowi dua periode tersebut dihadiri jajaran pengurus Presidium Nasional, unsur Dewan Pengawas, Dewan Pakar, Presidium Provinsi Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan dan warga Jakarta serta Sulawesi Barat.


"Kami menyambut baik siapapun cawapres yang dipilih untuk mendampingi Jokowi. Sebagai relawan, kami selalu siap memenangkan Jokowi pada periode keduanya. Perubahan yang telah dilakukan oleh Jokowi secara fundamental ini penting untuk dipertahankan demi keberlangsungan dan kesinambungan pembangunan nasional baik infrastruktur maupun sumber daya manusia melalui revolusi mental. Sudah seharusnya pemimpin bermental melayani kehendak rakyat untuk diperjuangkan," kata dia.

Ketut menjelaskan selama menjabat sebagai presiden, Jokowi sudah menunjukan kerja nyatanya dan langsung dirasakan oleh masyarakat hingga ke pelosok desa. Hal ini sudah selayaknya masyarakat Indonesia kembali mendukung Jokowi untuk menjadi presiden pada periode 2019-2024.

"Jokowi sudah menunjukkan sebagai pemimpin yang baik, ing ngarso sung tulodo, menjadi teladan dalam sikap dan tindakan dengan berbagai programnya untuk membangun Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Ketut pun menyampaikan kepada seluruh relawan yang tergabung dalam Jangkar Jokowi untuk bisa menunjukkan kerja nyata dalam rangka memenangkan Jokowi.

"Jangkar Jokowi memang tidak seterkenal relawan lain, namun  hal ini tidak menyurutkan untuk terus bekerja yang sudah kami lakukan sejak Pilpres 2014 terutama dalam menyasar generasi milineal yang saat ini belum menentukan pilihan," imbuhnya.

Terkait dengan kantor sekretariat Jangkar Jokowi, Ketut mengungkapkan kantor akan dipergunakan untuk hal-hal positif dan produktif dalam rangka memenangkan Jokowi pada Pilpres mendatang.

"Saya mengajak seluruh relawan Jangkar Jokowi untuk bisa mempergunakan kantor sekretariat dengan baik. Kita harus kerja, kerja dan kerja demi memenangkan Jokowi," tutupnya. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya