Berita

Foto/Net

Nusantara

Kapolri Perintahkan Seluruh Polda Aktif Bantu Korban Gempa Lombok

SENIN, 06 AGUSTUS 2018 | 16:55 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan seluruh Polda aktif membantu korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ia menyampaikan hal tersebut, saat melepas 450 personel Brimob untuk aksi kemanusiaan membantu korban gempa Lombok di Mapolda Metro Jaya.

"Sebisanya membantu mengirimkan, mungkin selimut atau makanan ringan  seperti mie instan, ya makanan tahan lama secara sukarela," kata Tito, Senin (6/8).

Tito menambahkan, Mabes Polri juga akan mengirim Polwan guna mengatasi trauma terhadap para korban dan pengungsi di wilayah yang terkena dampak gempa.


"Dalam rangka membantu menghilangkan trauma. namanya trauma healing ya. Khususnya untuk wanita dan anak-anak," ujar Tito.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa 7 skala richter (SR) Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah gempa utama atau main shock dari rangkaian gempa sebelumnya.

Hingga Senin dinihari (6/8) pukul 02.30 WIB, tercatat 82 orang meninggal dunia akibat gempa, ratusan orang luka-luka dan ribuan rumah mengalami kerusakan dan ribuan warga mengungsi.

Daerah yang terparah adalah Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur dan Kota Mataram. Berdasarkan laporan dari BPBD Provinsi NTB, dari 82 orang meninggal dunia, korban berasal dari Kabupaten Lombok Utara 65 orang, Lombok Barat 9 orang, Lombok Tengah 2 orang, Kota Mataram 4 orang, dan Lombok Timur 2 orang.

Sutopo menjelaskan, Tim SAR gabungan masih terus melakukan evakuasi dan penyisiran. Kondisi malam hari dan sebagian komunikasi yang mati menyebabkan kendala di lapangan.

"Diperkirakan korban terus bertambah. Jumlah kerusakan bangunan masih dilakukan pendataan," ujarnya. [fiq]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya