Berita

Foto/Net

Olahraga

Sikat Chilemba, Dmitry Bivol Incar Juara Sejati

Tinju Dunia
SENIN, 06 AGUSTUS 2018 | 09:39 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Petinju Rusia Dmitry Bivol masih menyandang sabuk juara dunia kelas berat ringan versi WBA. Kepastian itu dicapai, setelah mencatatkan kemenangan dalam pertarungan melawan man­tan penantang gelar dunia Isaac Chilemba, kemarin pagi WIB.

Bivol secara keseluruhan mampu mendominasi jalannya pertempuran yang berlangsung di Atlantic City, Amerika Serikat tersebut. Pada awal pertarungan, Bivol tampak bakal mengakhiri pertarungan dengan petinju berkebangsaan Malawi itu lebih cepat. Akan tetapi, semakin lama pertempuran berjalan, semakin sedikit efek pukulan berat Bivol terhadap sang lawan.

Duel sebagian besar terlihat tidak seimbang, Bivol benar-benar menguasai setiap ronde pertarungan. Petinju 27 tahun itu pun mampu unggul, meskipun Chilemba masih sanggup ber­tahan hingga ronde ke-12.


Dengan mudah, petinju ketu­runan Kyrgyzstan itu memperoleh angka 120-108 dari dua hakim pertarungan. Sementara satu lain­nya memberikan skor 116-112 juga untuk keunggulan Bivol.

Bukan hanya mempertahank­an gelar untuk kali kelima, Bivol juga masih belum tersentuh kekalahan dalam 14 laga tinju profesionalnya, 11 di antaran­ya diakhiri dengan KO/TKO. Sedangkan Chilemba, 31 tahun, mengumpulkan 25 kemenangan (10KO), enam kekalahan dan dua kali seri.

Setelah ini, Bivol mengincar unifikasi gelar. "saya ingin ber­tarung dengan petinju terbaik di badan tinju dunia lain agar saya bisa memegang lebih dari satu sabuk juara. Itu membuat pamor saya meningkat," ujar Bivol.

Calon lawan yang diincar­nya kemungkinan juara dari WBO atau juara WBC Adonis 'Superman' Stevenson. Beberapa jam sebelumnya gelar juara WBO berpindah tangan dari tan­gan Sergey Kovalev ke Eleider Alvarez.

Alvarez yang asal Kolombia menang KO ronde ketujuh atas "Crusher" Kovalev di Hard Rock Hotel & Casino, Atlantic City, Amerika Serikat. Hook kanan keras Alvarez di ronde ketujuh membuat Kovalev ter­jerembab di kanvas.

Namun Kovalev masih bisa berdiri dan mengalahkan hitungan wasit. Alvarez tak lagi memberi angin dan kembali menghujani dengan pukulan kombinasi yang keras dan membuat Kovalev terempas di kanvas untuk kali kedua. Kemudian, Alvarez kembali membuat Kovalev tersungkur di kanvas, dan memperoleh kemenangan TKO.

Saat ini, Kovalev mengumpul­kan 32 kemenangan (28KO), tiga kekalahan dan satu kali imbang. Sementara itu, Alvarez masih belum tersentuh kekalahan dalam 24 duel profesionalnya, 12 di antaranya lewat KO/TKO. ***

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya