Berita

Foto/Dok

Nusantara

120.000 Warga Binaan Lapas Catat Rekor Dunia Poco-poco

MINGGU, 05 AGUSTUS 2018 | 23:04 WIB | LAPORAN:

Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) mencatat sebuah peristiwa rekor dunia tarian Poco-poco yang sangat mengharukan.

Sebanyak 120.000 Warga Binaan Lapas di seluruh Indonesia menari massal Poco-poco dalam rangka menyambut Asian Games 2018 di Indonesia.

"Peristiwa ini merupakan peristiwa yang membahagiakan bagi seluruh penghuni Lapas, karena dilaksanakan dalam suasana kegembiraan dengan sentuhan kemanusiaan sejak latihan sampai pelaksaan pagi 5 Agustus 2018, ujar Direktur MURI Aylawati Sarwono dalam keterangannya kepada Redaksi RMOL, Minggu, (5/8).


Poco-poco, lanjut Ayla, adalah tarian modern khas Indonesia yang diiringi oleh lagu yang berjudul poco-poco, yang diciptakan oleh pencipta lagu berkebangsaan Indonesia asal Ambon bernama Arie Sapulette dan dinyanyikan oleh penyanyi ternama saat itu Yoppie Latul. Lagu ini dipopulerkan oleh TVRI dalam sebuah program acara Dansa Yo Dansa, sehingga menjadi tari pergaulan yang populer di Indonesia .

"Kementerian Hukum dan HAM sebagai penggagas dan penyelenggara peristiwa ini, telah ikut mengangkat budaya Indonesia dan menggelorakan 'Semangat Kebanggaan Nasional' tanpa harus tunduk pada segala macam persyaratan yang didiktekan oleh lembaga asing, yang bahkan tidak mengerti tentang budaya Indonesia," ujar Aylawati.

Ditegaskannya, MURI mengabdi selama 28 tahun, mencatat semua peristiwa superlatif bangsa Indonesia dan bahkan ribuan di antaranya adalah rekor dunia.

"Setelah 73 tahun Indonesia merdeka, sudah saatnya Bangsa Indonesia meninggalkan sifat inlander kompleks dan menjadi bangsa yang bangga, percaya diri serta mandiri dalam menyatakan kepada dunia tentang kekayaan budaya dan prestasi bangsa Indonesia oleh bangsa Indonesia sendiri," imbuh Aylawati. [fiq]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya