Berita

Foto/Net

Nusantara

Sempat Lumpuh Akibat Gempa, Bandara Lombok Sudah Kembali Normal

MINGGU, 05 AGUSTUS 2018 | 21:17 WIB | LAPORAN:

Terkait gempa di Lombok Timur, NTB sebesar 7,0 SR kegiatan operasional Bandara Lombok Praya atau Bandara Internasional Lombok yang sempat lumpuh saat ini sudah kembali normal.

Corporate Communication Senior Manager Angkasa Pura I, Awaluddin, mengatakan tidak ada kerusakan pada fasilitas sisi udara (airside) seperti runway, taxiway, dan apron.

"Hanya ada kerusakan minor pada fasilitas di terminal. Sekitar pukul 20.00-an WITA, Bandara sempat padam listrik dan orang-orang (pegawai dan penumpang) di airside dan terminal sempat dievakuasi di titik evakuasi di luar terminal," kata Awaluddin melalui keterangan tertulis, Minggu (5/8).


Namun menjelang pukul 20.30 WITA calon penumpang sudah kembali ke ruang tunggu terminal.

Begitu juga di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali l, tidak ada kerusakan pada fasilitas airside. Ia menerangkan, kegiatan operasional di bandara tersebut berjalan normal walau ada beberapa kerusakan fasilitas pendukung di terminal.

"Saat ini untuk menjaga keamanan dan keselamatan penumpang, kami sedang meninjau dan melakukan pembersihan terhadap berbagai sarana serta fasilitas di seluruh area, baik di terminal dan sisi udara yang terdampak gempa berkekuatan 7,0 SR yang berpusat di 27 km Timur Laut Lombok Utara di kedalaman 15 km," beber dia.

Awaluddin menambahkan, Angkasa Pura I memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin muncul akibat proses pembersihan dari sarana ataupun fasilitas yang terdampak di area terminal.

"Untuk informasi lebih lanjut mengenai situasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dan Bandara Internasional Lombok kami menghimbau kepada calon penumpang untuk dapat menghubungi Contact Center kami di nomor 172 maupun di akun twitter @angkasapura172," tutupnya. [fiq]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya