Berita

Nicolas Maduro/Kedutaan Venezuela untuk RI

Dunia

Dubes Venezuela Untuk RI: Serangan Untuk Maduro Konspirasi Teroris

MINGGU, 05 AGUSTUS 2018 | 11:41 WIB | LAPORAN:

Presiden Venezuela Nicolas Maduro berhasil selamat dari serangan ledakan drone saat tengah berpidato dalam acara militer di Caracas, Sabtu sore (4/8) atau Minggu pagi waktu Indonesia (5/8).

Keterangan resmi Duta Besar Venezuela untuk Indonesia, Gladys Urbaneja yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu, menyebutkan ledakan itu terjadi tepat di hadapan Maduro.

"Alat peledak berada di perangkat udara (drone) yang diarahkan terhadap Presiden dan kelompok pejabat tinggi yang berada di mimbar," kata Gladys.


Seluruh perangkat keamanan di area tersebut sontak diaktifkan dan berlangsung sempurna hingga Presiden Maduro akhirnya terselamatkan.

Meskipun begitu, lanjut Gladys, sekelompok pejabat ada yang terluka, dan kini tengah dirawat. Setelah kejadian ini pasukan keamanan Venezuela langsung melakukan penyelidikan.

"Beberapa anggota penulis materi serangan telah ditangkap, bagian dari bukti serangan telah ditangkap. Penyelidikan awal yang efektif, ini sangat jelas bahwa itu adalah konspirasi terhadap Presiden melalui suatu tindakan yang bersifat teroris," tegas Gladys.

Seperti dilansir Reuters, foto-foto yang muncul di media sosial menunjukkan pengawal melindungi Maduro dengan panel antipeluru hitam. Sebuah foto juga menunjukkan seorang pejabat militer yang terluka mencengkeram kepalanya yang berdarah saat tengah dipapah oleh rekan-rekannya.

Presiden Kolombia terdahulu, Juan Manuel Santos diyakini ada di balik upaya pembunuhan Maduro tersebut. Sebab, ulas Gladys, Juan Manuel pernah mengeluarkan ungkapan 'Kita berada di jam-jam terakhir Maduro'.

"Tindakan kriminal ini memiliki cap Bogotá. Sebelumnya Juan Manuel Santos telah menyerahkan kekuasaan pada 7 Agustus lalu, ia tidak dapat pergi tanpa menyebabkan kerusakan besar pada Venezuela," katanya. [wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya