Berita

Argo Yuwono/Net

Pertahanan

Barang Dagangan Dijarah, Alasan Warga Serang NJ Mania

MINGGU, 05 AGUSTUS 2018 | 03:36 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tawuran antara suporter sepakbola dengan masyarakat terjadi di Jalan Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (4/8) siang.

Bentrokan tersebut melibatkan pendukung Persitara, North Jak (NJ) Mania dengan warga dan pedagang disekitar jalan raya Bogor.

Bentrokan bermula saat para NJ Mania turun dari bus yang tumpangi untuk kemudian menjarah makanan dan minuman para pedagang yang berjualan di sepanjang jalan. Merasa tidak terima, pedagang dan warga sekitar melakukan perlawanan.  


Akibatnya, satu remaja yang belum diketahui identitasnya tewas akibat sabetan benda tajam di bagian punggung. Sementara tiga orang lainnya mengalami luka-luka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono menjelaskan bahwa pendukung Persitara melintas di Depan Gudang air, Ciracas, dan melakukan penjarahan kepada pedang buah kaki lima, pedagang rokok dan minuman.

“Para pedagang tidak tinggal diam dan meneriaki masa suporter tersebut dan mengundang warga berkumpul dan melakukan penyerangan,” jelas Argo kepada wartawan, Sabtu (4/8).

Saat ini, kata Argo, keempat korban telah dilarikan ke Rumas Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur dan RS Harapan Bunda.

Korban luka atas nama M Ariful Huda dan Budi asal Jakarta Utara tengah dalam kondisi kritis akibat luka bacok dan telag dilarikan ke RS Harapan Bunda. Sementara pemuda bernama M. Zeihan Aji Darmawan yang mengalami luka bacok kepala dan telinga berada di RS Polri.

Sedianya para NJ Mania ini akan menyaksikan pertandingan lanjutan Liga 3 di Stadion Brigif 1 Kalisari Jakarta Timur yang mempertemukan ABC Wirayuda melawan Persitara Jakarta Utara. [ian]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya