Berita

Jacinda Ardern/Net

Dunia

Kerja Lagi, PM Ardern Hadiri ASEAN Forum

6 Pekan Cuti Pimpin Selandia Baru
JUMAT, 03 AGUSTUS 2018 | 08:47 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Jacinda Ardern kembali bekerja setelah cuti melahirkan selama enam pekan, kemarin.

Selama Ardern (38) absen, wakilnya Winston Peters, ditu­gasi memimpin Selandia Baru.

Ardern memulai kembali ak­tivitasnya dengan menghadiri per­temuan para menteri luar negeri ASEAN atau ASEAN Regional Forum di Singapura, kemarin.


Ardern (38) memilih bekerja dari rumahnya di Auckland hingga akhir pekan lalu dan pindah ke Wellington.

Melalui Facebook, Ardern merasa saat ini aktivitasnya berjalan baik. Di hari Minggu, biasanya dia bakal menghabis­kan waktu dengan membaca setumpuk dokumen.

Namun, rutinitas itu kini dilakukan dengan tugas baru men­jaga putrinya yang baru berusia lima pekan, Neve Te Aroha Ardern Gayford.

Dia yakin bisa berperan baik sebagai ibu maupun wanita karier sama seperti perempuan lain yang pernah ditemuinya.

"Jadi, saya harus memberikan jempol besar kepada para orang­tua yang berhasil melakukannya," kata PM berusia 37 tahun itu.

Ardern bersyukur karena pu­trinya tidak rewel. Dia pernah mendengar para orang tua me­nyatakan dia bakal sangat sibuk mengurus bayinya.

"Hidup jelas akan sedikit ber­beda," kata dia tersenyum, seraya mengayunkan putrinya, Neve.

"Sejauh ini, kami belum beru­rusan dengan hal-hal yang mere­potkan. Kami melakukannya dengan baik,"  tutur Ardern.

Ardern mengumumkan ke­hamilannya lima bulan sebe­lum melahirkan. Dia menjadi pemimpin dunia kedua yang melahirkan saat menjabat.

Sebelumnya adalah PM Pakistan Benazir Bhutto. Tidak seperti Ar­dern yang mengambil cuti hamil, Bhutto menjalani operasi caesar dan kemudian kembali bekerja.

Lebih lanjut, PM perempuan ketiga dalam sejarah Selandia Baru itu mengumumkan bakal segera bekerja setelah kembali dari cuti melahirkan. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya