Berita

Foto/Ist

Nusantara

Ratusan Santri Aksi Longmarch Ke Istana Bogor

RABU, 01 AGUSTUS 2018 | 18:18 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Ratusan santri yang tergabung dalam Barisan Santri Bogor (BSB) menggelar aksi Longmarch dari kawasan Raya Bogor menuju Istana Bogor.

Sebanyak 500 santri itu melanjutkan kegiatan Deklarasi dalam rangka mendukung kepemimpinan Jokowi dua periode.

Kordinator aksi Samsul Arifin mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan karena para santri dinilai berkewajiban menyampaikan spirit, amanah perjuangan Bung Karno, para ulama, dan para pahlawan kepada Presiden RI.


"Kegiatan aksi Longmarch ini dimulai dari titik kumpul di kawasan Hotel Royal Bogor dengan membawa berbagai atribut seperti Bannner, Spanduk, Poster, dan lain- lain kemudian dilanjut dengan kegiatan Deklarasi," kata Samsul kepada wartawan, Rabu (1/8).

Menurut dia, para santri se-Bogor Raya mendukung sepenuhnya dan bertekad bulat untuk Jokowi memimpin Indonesia kembali pada saat Pilpres 2019 mendatang.

Samsul menegaskan, para santri serentak menyatakan siap sedia menjadi garda terdepan dalam menjaga Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Para santri siap menjadi motor penggerak Islam Rahmatan lilalamin dan siap sedia memenangkan Jokowi sebagai Presiden RI periode 2019-2024," ujarnya.

Dia mengatakan, adanya deklarasi ini merupakan sebuah bentuk penegasan dan wujud loyaitas yang diberikan oleh santri se-Bogor Raya yang tergabung dalam Barisan Santri Bogor (BSB) untuk mendukung kepemimpinan Jokowi 2 Periode dengan kembali mencalonkan diri di Pilpres 2019.

Menurutnya, Jokowi sangat dekat dengan para santri, kiai, dan ulama. Hal tersebut dibuktikan dengan beberapa kebijakan yang dibuat salah satunya, menjadikan hari Santri Nasional yang diperingati pada 22 Oktober.

"Selain itu, Jokowi disebut telah terbukti melakukan kerja-kerja nyata untuk kemajuan Islam baik di Indonesia bahkan dunia. Jokowi terlibat aktif dalam memperjuangkan kemerdekaan negara-negara Islam seperti Afganistan dan Palestina," pungkasnya. [nes]


Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Prabowo Ingin Tunjukkan RI Bukan Objek Perebutan Pengaruh Global

Senin, 01 Juni 2026 | 04:03

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

Delapan Gudang Kendaraan Bodong di Deli Serdang Digerebek, 135 Motor Disita

Senin, 01 Juni 2026 | 03:29

Kampung Rambutan Dipadati Penumpang Arus Balik Iduladha

Senin, 01 Juni 2026 | 03:19

Herdinata Tega Bunuh Temannya Gegara Handphone Diambil

Senin, 01 Juni 2026 | 03:09

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Diplomasi Pertahanan Indonesia Lebih Antisipatif terhadap Ancaman Global

Senin, 01 Juni 2026 | 02:25

Agustus 1945: Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:14

Cegah Penyimpangan Seks, Yayasan Humaniora Nikahkan Pasangan Pemulung

Senin, 01 Juni 2026 | 01:47

46 Persen Anggota DPR Fraksi Gerindra Tak Patuh Lapor LHKPN

Senin, 01 Juni 2026 | 01:29

Selengkapnya