Berita

Foto: Humas Bakamla

Pertahanan

Bakamla RI Matangkan Rencana Operasi Udara Maritim

RABU, 01 AGUSTUS 2018 | 07:21 WIB | LAPORAN:

Bakamla RI menggelar Operasi Udara Maritim yang merupakan salah satu bagian penting dalam perolehan  informasi situasi keamanan dan keselamatan laut.

Hal ini diawali dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Operasi Bhuana Nusantara Tahun 2018, di Jakarta Pusat, Selasa (31/7).

Kegiatan ini dibuka dengan pembacaan Sambutan Deputi Bidang Operasi dan Latihan Bakamla RI oleh Direktur Operasi Udara Maritim Bakamla RI Laksma TNI Guntur Wahyudi.


Rapat Koordinasi ini merupakan tahap awal guna tercapainya sinkronisasi atau sinergitas dalam menggelar rencana kegiatan operasi, baik dalam penyesuaian waktu, sasaran, tempat atau cakupan area operasi, serta tugas pokok dan fungsi masing-masing instansi terkait.

Acara dilanjutkan dengan paparan singkat rencana Operasi Bhuana Nusantara Tahun 2018 oleh Kasubdit Penyelenggara Operasi Udara Maritim Kolonel Pnb Joko Triwibowo. Fokus pembahasan mengenai permasalahan dan isu terkini yang kerap kali terjadi di laut.

Rapat Koordinasi ini juga sekaligus menjadi wadah diskusi terkait maksimalisasi kegiatan operasi.

Selama berlangsungnya diskusi, masing-masing perwakilan instansi yang hadir antara lain Polri, Basarnas, PSDKP, TNI AU, dan AIirnav Indonesia saling bertukar informasi dan berbagi permasalahan yang sedang dan mungkin akan terjadi. Selain itu, diskusi mengenai rute udara, serta integrasi sistem peringatan dini dengan tiap instansi, turut pula dibahas.

Jajaran pejabat Bakamla RI yang turut hadir dalam kegiatan ini antara lain: Direktur Operasi Laut Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo, Direktur Latihan Laksma TNI Eko Jokowiyono, Kepala Biro Perencanaan Laksma TNI  I Wayan Warka Inspektur Bakamla Brigjen Pol Sarono, dan Direktur Data dan Informasi Laksma TNI Gendut Sugiono.[wid]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya