Berita

Foto: Dok

Pertahanan

Pimpinan BPK Terima Gelar Kehormatan Dari TNI AL

SELASA, 31 JULI 2018 | 15:33 WIB | LAPORAN:

Markas Besar TNI Angkatan Laut memberikan gelar warga kehormatan melalui penyematan Brevet Hiu Kencana kepada sejumlah pejabat negara yang dianggap berjasa mendukung pembinaan kapal selam.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Siwi Sukma Adji mengatakan, upacara penyematan Brevet Kehormatan Hiu Kencana merupakan salah satu bentuk penghargaan dari TNI AL, khususnya dari Satuan Kapal Selam kepada seluruh tokoh, warga serta jajaran TNI yang telah berjasa memberikan perhatian, perjuangan juga pengorbanan bagi kejayaan TNI AL.

"Penghargaan ini utamanya bagi mereka yang berpartisipasi demi kemajuan pengembangan kapal selam, baik secara langsung maupun tidak langsung. Tidak hanya tokoh pejabat namun juga masyarakat yang dianggap berjasa," ujar dia usai penyematan di atas kapal selam KRI Ardadedali (ADL) 404, Senin (30/7).


Mereka yang mendapat warga kehormatan Brevet Hiu Kencana di antaranya Ketua BPK, MoermahadiSoerja; anggota BPK, Agung Firman Sampurna; Ketua DPR, Bambang Soesatyo; Menteri PAN dan RB, Asman Abnur, Menteri PPN/Ketua Bappenas, Bambang P.S. Brodjonegoro serta anggota Komisi III DPR, Ahmad Sahroni.

Apresiasi yang sama juga diberikan kepada Marsekal TNI Yuyu Sutisna(KSAU), Pangkoarmada I Laksda TNI Yudo Margono, Pangkoarmada II Laksda TNI Didik Setiyono serta PangkoarmadaIII Laksda TNI ING Ariawan.

Salah satu penerima brevet, Agung Firman mengatakan, TNI AL punya armada yang kuat sehingga harus selalu mendapatkan dukungan dan semangat dari warga Indonesia.

"Kita harus berbangga punya TNI yang kuat, khususnya TNI AL yang memiliki armada dengan teknologi yang tidak kalah dengan negara lain,” ujar Auditorat Utama BPK ini.

Sebelum penyematan brevet kehormatan itu dilakukan di KRI Ardadedali 404, oleh KSAL, para pejabat negara penerima penghargaan merapat ke kapal selam dengan menggunakan dua unit Sea Rider.

Korp Hiu Kencana satuan kapal Selam TNI Al yang memiliki motto “Wira Ananta Rudira”, saat ini berada di bawah komandoArmada II Surabaya dan telah berusia 58 tahun.

Secara teknis kapal selam ADL 404 merupakan kapal selam kelas Chang Bogo kedua yang dibangun Kore Selatan buatan perusahaan Daewoo Shipbilding & Marine Engineering (DSME).

Kapal keempat ini memiliki panjang kurang lebih 61 meter, diameter 6,2 meter dengan draft 5,7 M mampu menampung 40 kru kapal. Kecepatan kapal selam ini mencapai 21 knot di bawah air dan 12 knot di permukaan air, serta mampu berlayar 50 hari dalam menunjang operasinya.

Kapal selam ini juga didukung dengan empat mesin diesel MTU 12V493 dengan jarak jalajah mencapai 18.520 km serta dilengkapi senjata peluncur torpedo 533 mm, serta peluru kendali anti kapal permukaan. [wid]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya