Berita

Ouadia Benabdellah/RMOL

Dunia

Maroko: Indonesia Bukan Sekadar Mitra, Tapi Saudara

SELASA, 31 JULI 2018 | 10:05 WIB | LAPORAN:

Peringatan 19 Tahun Penobatan Raja Muhammad VI turut dirayakan Kedutaan Besar Maroko di Hotel Oriental Mandarin, Jakarta, Senin (30/7) malam. Raja Muhammad VI mendapat tahta dari ayahnya, Hassan II pada tahun 1999 lalu.

Alunan musik khas Maroko menggema di ruangan hotel yang menjadi tempat penyelenggaraan perayaan tersebut. Sejumlah tokoh dari Indonesia dan pada duta besar negara lain turut hadir untuk mengucapkan selamat.

Hubungan erat Indonesia dan Maroko kental tergambar dalam acara pembukaan tersebut. Sebab, pembukaan turut diisi dengan tarian asal Jawa Barat, Jaipong. Tarian ini dibawakan oleh anak-anak yang dilatih oleh Komunitas Masyarakat Cinta Bogor (MCB). Mereka juga turut menyanyikan lagu kebangsaan Maroko, Hymne Cherifien.


Seusai itu, dengan mengenakan pakaian khas thawb atau thobe, Duta Besar Maroko untuk Indonesia Ouadia Benabdellah langsung memberikan sambutan di atas podium.

"Kami (Indonesia-Maroko) saling berbagi sejarah, ikatan politik dan agama yang kuat, keragaman, budaya, nilai-nilai kemanusiaan dan banyak lagi," ujarnya dalam sambutan.

Benadbellah menuturkan hubungan negeri Maghrib dengan Indonesia ini tidak sekadar mitra namun juga saudara. 

"Secara keseluruhan, malam ini kami yakin lebih dari sebelumnya, bahwa kedua negara bukan hanya mitra, tetapi saudara," tuturnya.

Setelah berpidato, rangkaian acara ini dilanjutkan dengan makan bersama sebagai ajang silaturahmi antara tokoh Indonesia dan seluruh pejabat tinggi dari kedutaan-kedutaan negara.

Sejumlah tokoh tampak hadir dalam acara tersebut, di antaranya pendiri Yayasan Pendidikan Sukarno, Rachmawati Soekarnoputri, mantan Menteri Luar Negeri Alwi Shihab, Dubes Palestina Al Shun, dan tokoh lainnya.

Raja Muhammad VI yang naik tahta pada 23 Juli 1999 dikenal sebagai raja yang reformis. Dia juga dijuluki raja pemberani karena berhasil membawa Maroko menjadi salah satu negara yang kaya, hingga pernah diberitakan majalah Forbes Maroko merupakan kerajaan terkaya ke-7 di dunia. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya