Berita

Raja Mohammed VI/Net

Dunia

Raja Maroko Ingin Strategi Pembangunan Negara Dievaluasi

SENIN, 30 JULI 2018 | 12:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemimpin Maroko Raja Mohammed VI merasa ada yang salah dari strategi pembangunan negaranya.

Menurutnya, banyak program yang tidak sesuai dengan kebutuhan warga. Sebab ada lebih dari seratus program kesejahteraan sosial dengan berbagai ukuran yang tersebar di antara beberapa kementerian dan lembaga publik.

“Dan miliaran dirham diperuntukkan bagi mereka,” jelasnya pada malam Hari Tahta ke-19, sebagaimana keterangan yang diterima, Senin (30/7).


Raja menilai banyak program yang tumpang tindih, kurang koordinasi, dan tidak menjadikan rakyat sebagai target pembangunan. Dia menambahkan bahwa warga negara tidak dapat memperoleh manfaat dari program-program ini jika kementerian dan lembaga publik tidak secara efisien memenuhi kebutuhan mereka.

“Saya tidak mengkritik hanya untuk kepentingan itu. Bahkan, saya menganggap kritik terhadap diri sendiri menjadi suatu kebaikan dan fenomena yang sehat, selama kata-kata digabungkan dengan perbuatan dan dengan reformasi, ”katanya.

Raja meminta pejabat pemerintah untuk meningkatkan dan mengambil langkah konkret dengan merestrukturisasi program dan kebijakan kesejahteraan sosial nasional dan mengajukan proposal untuk evaluasi.

“Tugas ini membutuhkan pendekatan partisipatif, pandangan jauh, ketekunan, serta penerapan yang tekun,” tukasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya