Berita

Foto/Net

Olahraga

Yamaha Siap Kudeta Marquez

MotoGP
SENIN, 30 JULI 2018 | 09:38 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tim Yamaha mulai menyiapkan skenario mengkudeta posisi Marc Marquez dari pimpinan klasemen pebalap sementara MotoGP. Tertinggal 46 angka (Valentino Rossi) dan 56 poin (Maverick Vinales) dari pebalap Honda tersebut dianggap tidak terlalu jauh dan itu masih memungkinkan duo Yamaha untuk mengejarnya di paruh kedua balapan MotoGP musim ini.

Manajer tim Yamaha Massimo Maio Meregalli mengaku Rossi maupun Vinales perlu untuk memberikan sedikit tekanan kepada jika ingin merebut gelar juara dunia musim ini.

"Saya pikir beberapa pembaruan kecil dapat membuat perbedaan besar. 250 poin masih bisa diperebutkan dan segala sesuatu mungkin masih terjadi. Sekarang yang dibu­tuhkan yakni memberi sedikit tekanan pada Marquez dan itu dapat membantu kami," kata Meregalli dikutip GPOne.


Selama paruh pertama MotoGP, Rossi maupun Vinales bisa dikatakan menjadi duet yang solid. Total, delapan po­dium sudah dikumpulkan kedunya dari sembilan balapan terakhir. Tapi mereka belum meraih kemenangan.

Paruh kedua MotoGP 2018 bakal digelar dua pekan lagi. Persaingan semakin memanas karena hanya tersisa 10 balapan. ***

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya