Berita

Foto:Net

Politik

GNCP Dibentuk Karena Besarnya Animo Masyarakat Dukung Prabowo

SENIN, 30 JULI 2018 | 09:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Semakin hari euforia dan gema ganti presiden 2019 semakin marak. Hal tersebut mendorong berbagai lapisan masyarakat untuk membentuk gerakan relawan. Salah satunya relawan Gerakan Nasional Cinta Prabowo (GNCP).

Ketua GNCP, Aris Marsudiyanto mengatakan GNCP terbentuk karena besarnya animo masyarakat mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Dukungan itu berasal dari beragam suku, etnis, organisasi masyarakat, bahkan partai politik. Adapun tujuan gerakan relawan ini untuk mensukseskan Bapak Prabowo Subianto sebagai Presiden 2019," ujar Aris dalam keterangannya, Senin (30/7).


Aris yang dikenal sangat militan mendukung Prabowo ini menambahkan, sejak dideklarasikan GNCP telah berkembang menjadi gerakan yang lebih masif dengan terbentuknya berbagai macam profesi bergabung dalam komunitas masing-masing, misalnya: Artis Cinta Prabowo (ACP), Aliansi Ormas Cinta Prabowo, Perwira Pandu Cinta Prabowo, dan lain sebagainya.

GNCP,  menurut Aris telah melakukan silaturahim dengan Prabowo di Hambalang dan akan menyusun berbagai program strategis untuk mensosialisasikan Prabowo sebagai capres 2019.

"Gerakan kami terus terang semakin marak bersamaan dengan antusiasme masyarakat melalui gerakan #2019GantiPresiden dan ini sangat selaras figur yang paling tepat adalah Bapak Prabowo Subianto," tambah dia.

Aris meyakini, sudah waktunya di tahun 2019 bangsa Indonesia punya pemimpin yang handal, jujur, berani, serta mempunyai bibit, bebet, bobot yang jelas. Prabowo diyakini memiliki akses internasional yang sangat luas sehingga akan menjadikan bangsa Indonesia makmur, sejahtera, dan disegani seluruh bangsa di dunia.

Mengenai GNCP, keanggogaannya bersifat pribadi dan siapapun dapat mendukung dan bergabung atas nama kesamaan visi dan tidak membatasi keanggotaan di partai.

"Jadi apapun partainya, asal dia pendukung Prabowo bisa bergabung dalam GNCP," pungkas Aris sambil menambahkan pada waktu yang tepat akan mendeklarasikan GNCP dan sekarang sedang fokus menyusun strategi pemenangan Prabowo. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya