Berita

Foto/Puspen TNI

Pertahanan

TNI Kirim Tim Kesehatan Dan Obat-Obatan Ke Bencana Gempa NTB

SENIN, 30 JULI 2018 | 06:33 WIB | LAPORAN:

Sebanyak 80 prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kesehatan dikirim untuk membantu penanggulangan korban bencana gempa di Nusa Tenggara Barat, Minggu (29/7).

Penurunan pasukan ini merupakan instruksi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Tim dilepas dengan upacara yang dilakukan di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Satgas Kesehatan yang terdiri dari tim Dokter dan Paramedis itu diterbangkan menggunakan pesawat C-130 Hercules type L-100 milik TNI AU.

"Tugas kemanusian ini merupakan suatu tugas mulia, membantu saudara-saudara yang tertimpa bencana alam gempa bumi. Oleh karena itu, laksanakanlah tugas ini dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab," ujar Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Lodewyk Pusung saat memimpin upacara pemberangkatan, Minggu (27/9).


Di kesempatan yang sama, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah menjelaskan sebelum 80 personel diterbangkan Kodam setempat sudah memberikan bantuan secara langsung terlebih dahulu terhadap penanggulangan bencana alam.

Ia mengatakan bantuan yang dikirimkan ini bersifat bantuan tambahan. Khususnya Tim Dokter dan Paramedis.

"Tim Dokter dan Paramedis dari Yonkes 1 Divif 1 Kostrad, yaitu obat-obatan, rumah sakit lapangan, bahan makanan dan ransum T2 ABC sebanyak 800 unit, TB1 sebanyak 800 unit, KLP sebanyak 80 buah, BBP sebanyak 240 pack serta alat komunikasi Vsat, dipimpin oleh Danyonkes 1 Kostrad Letkol Ckm dr Khairan Irmansyah Sp THT-KL. Bantuan tersebut akan di terbangkan menuju Lanud Rembiga, Lombok," jelas Sabrar. [nes]


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya