Berita

M. Sohibul Iman/Net

Politik

PKS Berharap Ijtima Ulama GNPF Rekomendasi Capres Dan Cawapres Nasionalis-Islam

SABTU, 28 JULI 2018 | 06:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman berharap agar Ijtima Ulama yang digelar GNPF Ulama menghasilkan rekomendasi capres dan cawapres yang mewakili kelompok nasionalis dan Islam.

Sohibul Iman yang didaulat menyampaikan orasi mengatakan, takdir sejarah menujukkan kelompok nasionalis dan Islam memiliki andil besar dalam meraih kemerdekaan. Terjalin pengertian antara dua kekuatan ini dan saling bahu membahu mengantarkan Indonesia ke gerbang kemerdekaan.

"Mudah-mudahan dengan ijtima ulama kita bisa lahirkan pimpinan nasionalis dan Islam secara bersama, kita hadirkan capres dan cawapres yang bisa mewakili dua kelompok ini," papar Sohibul Iman di Hotel Peninsula, Jakarta, Jumat malam (27/7).


Sohibul Iman melanjutkan, pemimpin nasionalis tanpa dukungan umat tidak akan memiliki akar yang kuat. Begitu juga pemimpin muslim juga tidak akan kukuh bila tidak bersama-sama dengan kelompok nasionalis.

"Kesadaran takdir historis itulah yang membuat PKS bertahan dalam Koalisi Merah Putih meski hanya tinggal berdua saja dengan Gerindra," papar Sohibul Iman.

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI menggelar Ijtima Ulama yang diselenggarakan di Hotel Peninsula, Jakarta pada 27-29 Juli 2018. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya