Berita

M. Romahurmuziy/RMOL

Politik

Rommy Ke SBY: Aku Tahu Yang Kau Mau!

KAMIS, 26 JULI 2018 | 14:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Romahurmuziy menjawab peringatan keras Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Saya tidak menyampaikan info sembarangan tentang diajukannya AHY sebagai cawapres kepada Pak Jakowi. Informasi tersebut berkategori A1," ujar Rommy sapaan akrabnya kepada wartawan, Kamis (26/7).

Sebelumnya, SBY memperingatkan Rommy atas pernyataan soal Demokrat batal berkoalisi dengan Joko Widodo karena tawaran Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres ditolak.


Menurut Rommy, maksud SBY mengajukan AHY ke Jokowi adalah hal yang wajar. Tidak merupakan keinginan yang berlebihan dan juga bukan merupakan hal yang classified. Sebagaimana partai lain dalam koalisi Jokowi yang juga mengajukan nama-nama yang diinginkan.

"Begitupun ketika PPP ditanya soal cawapres, kami juga menyampaikan nama. Hanya bedanya, yang disampaikan PPP ada sejumlah nama dan statusnya untuk dibahas/didiskusikan, bukan merupakan target tunggal. Nah, apakah itu yang dimaksud SBY sebagai 'hambatan dan rintangan', ketika diwawancarai salah satu stasiun TV swasta saya menjawab 'mungkin saja'," tutur Rommy.

Adapun yang membedakan satu partai dengan partai lain adalah soal cara mengajukan dan cara berkomunikasi saja. Ada yang terang-terangan menyebut cawapres, ada yang setiap bertemu mengingatkan hasil survei yang tinggi, ada yang menggunakan interest grup untuk menyampaikan, atau ada cara lain lagi.

"Silakan saja, ini kan kontestasi," lanjut Rommy.

Informasi yang dia terima, ada sejumlah pertemuan Jokowi dengan SBY pada tahun ini. Pertemuan terakhir SBY dan Jokowi terjadi bulan Ramadhan yang lalu. Pada pertemuan itu sudah menyepakati pos kabinet untuk AHY sebagai bagian dan rencana koalisi.

"Namun jika hari-hari ini pun SBY berubah, itu juga tidak diharamkan dalam politik. Karena politik itu dinamis," terang Rommy.

"Saya berterima kasih atas peringatan SBY, apalagi beliau adalah Presiden keenam dan tokoh nasional yang sudah terbukti makan asam garam dan mampu mengantarkan partainya menjadi pemenang. Hal mana saya perlu banyak menimba ilmu, yang saya alami betul saat Pilkada DKI 2017 yang untuk pertama kalinya PPP bersama PD, PKB dan PAN dengan bimbingan SBY, mengantarkan AHY untuk pertama kalinya muncul di panggung politik nasional," sambungnya.

Terakhir, dia mengaku menghormati apapun pilihan politik SBY dan Demokrat dalam Pilpres 2019 ini, sebagai bagian dari prinsip saling menghormati rumah tangga masing-masing parpol.

"Yang penting.... ku tahu yang kau mau," tutup Rommy dalam keterangan tertulis. [rus]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya