Berita

Muhaimin Iskandar/Net

Pimpinan MPR Dukung Industri Mainan Anak

KAMIS, 26 JULI 2018 | 12:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua MPR RI A. Muhaimin Iskandar memukul gong penanda dibukanya Internasional Toys And Kids Expo Tahun 2018. Acara tersebut berlangsung di Hall B1 dan B2, Kompleks PRJ Kemayoran  Jakarta, Kamis (26/7).

Internasional Toys And Kids Expo 2018 itu berlangsung selama 26-28 Juli, dan diikuti 216 produsen mainan dari berbagai negara di Asia.

Sesaat sebelum membuka pameran mainan itu, Muhaimin menyatakan dukungannya terhadap industri mainan anak. Apalagi, potensi ekonomi dari dunia mainan anak, itu sangat besar. Kalau dikembangkan dengan baik, niscaya dapat berkontribusi untuk meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.


"Setiap tahun, jumlah kelahiran anak di Indonesia mencapai 4.500.000 orang. Artinya, setiap tahun minimal harus ada 4.500.000 mainan yang tersedia di pasaran," kata Muhaimin menambahkan.

Karena itu, kata Muhaimin pemerintah harus mendukung perkembangan industri mainan dalam negeri. Sekaligus memberi peluang kepada para pedagang dan pengusaha untuk  tumbuh dan berkembang. Tidak sebaliknya, menekan para pedagang  karena persoalan izin dan administrasi.

"Standar Nasional Indonesia (SNI) itu penting. Tapi SNI juga harus bisa membina para pedagang dan pengusaha untuk tumbuh dan berkembang, bukan malah menjadi peluang bagi oknum aparat untuk melakukan pungli," kata Muhaimin lagi.

Muhaimin berharap, asosiasi mainan anak Indonesia, harus menjadi bagian dari kemajuan dan pertumbuhan. Karena itu semua harus kompak, bersinergi, dan maju bersama. Pada kesempatan itu, Cak Imin menyempatkan diri, berkeliling meninjau beberapa tenan pameran. Seperti robot, water gun dan boneka. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya