Berita

Valentino Rossi/Net

Olahraga

Rossi Beberin Trik Lawan Honda-Ducati

MotoGP
RABU, 25 JULI 2018 | 09:19 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PebalapYamaha Valentino Rossi membeberkan strate­ginya menghadapi Honda dan Ducati pada Grand Prix di Republik Ceko nanti.

Rossi menyebut, sepanjang MotoGP 2018, Yamaha masih kurang bersaing dengan Honda dan Ducati soal traksi ban belakang.

Di sektor itulah Rossi bilang Yamaha seharusnya meng­injeksikan investasi lebih untuk pengembangan elektronik YZR-M1.


"Ducati dan Honda menghabiskan lebih banyak waktu, dengan lebih banyak orang dan lebih banyak dana untuk elektronik, dan di situlah kami menderita," kata Rossi diberitakan Motorsport.com.

Namun di balik lambatnya perkembangan Yamaha, Rossi malah bisa bersaing dengan Honda dan Ducati. Buktinya, rider asal Italia itu sudah lima kali naik podium.

Tak hanya itu, di papan klasemen MotoGP, Rossi berteng­ger di urutan kedua dengan 119 poin. Dia hanya kalah 46 poin dari rider Repsol Honda Team, Marc Marquez yang berada di posisi puncak.

Rossi membeberkan kunci keberhasilannya bersaing dengan Ducati dan Honda, meski lambatnya perkembangan yang dilakukan Yamaha.

"Semua tahu saya tertinggal 46 poin atas Marquez, dan yang paling utama, dia lebih kuat, secara realistis itu sulit. Tapi kami akan coba seperti biasa, masih ada 10 balapan tersisa, dan kami dapat mengatasi beberapa masalah," tegasnya.

Rossi yakin M1 2018 yang dirancang pakai sasis berbasis desain 2016 punya peluang menjadi juara dunia musim ini. Musim lalu, Rossi yang kesulitan dengan sasis 2017 harus jatuh bangun sampai berada di posisi ketiga. ***

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya