Gelandang Borussia Dortmund Marco Reus membujuk rekannya Christian Pulisic untuk menolak tawaran Liverpool.
Dalam tiga tahun terakhir, nama Pulisic perlahan tapi pasti naik ke skema sepakbola Eropa. Sang pemain dinilai sebagai salah satu pemain muda terbaik di Eropa yang saat ini memÂperkuat Dortmund.
Performa apik Pulisic ini kabarnya menarik perhatian Jurgen Klopp. Pelatih Liverpool itu tertarik untuk mendatangkan salah satu talenta muda yang dia rekrut pada saat masih menjadi manajer Dortmund beberapa tahun yang lalu.
Namun Reus percaya untuk saat ini Dortmund masih menÂjadi opsi terbaik untuk Pulisic. "Christian adalah pemai muda yang punya potensi besar. Ia memiliki banyak sekali kualitas pada permainannya," kata Reus, dikutip ESPN.
Reus tidak sungkan mengakui rekannya itu memiliki bakat yang sangat besar sehingga ia berharap Pulisic bisa bertahan lama bersama Dortmund.
"Saya harap dia bisa bermain untuk Dortmund dalam waktu yang lama. Namun kita akan lihat selanjutnya," ujarnya.
Sementara itu Marco Alonso mengungkapkan tak masalah dengan gaya melatih Maurizio Sarri.
Bek Chelsea itu percaya timÂnya bakal langsung tampil sesuai keinginan sang manajer anyar musim depan.
Sarri sebenarnya hanya memiliki beberapa pekan untuk membentuk Chelsea sesuai gambarannya. Hal ini lantaran pemecatan Antonio Conte yang berlarut-larut. Sarri bahkan tak punya waktu sebulan penuh sebelum Premier League dimulai.
Masalah ini menimbulkan kekhawatiran para pemain Chelsea bisa kesulitan menyesuaikan diri dengan taktik Sarri, yang jelas jauh berbeda dengan sepak bola Antonio Conte selama ini.
Meski demikian, Alonso mengatakan sejauh ini proses adaptasi itu berjalan baik. "Sejauh ini, sangat baik. Saya kira Sarri memiliki gaya bermain hebat. Dia suka menerapkan tekanan tinggi, yakni untuk mengontrol bola dan pertandingan," kata Alonso.
Alonso menduga Chelsea akan kembali ke formasi 4-3-3 yang berarti dia bisa kembali ke posisi bek kiri favoritnya. Dia pun optimistis dengan harapan yang dibawa Sarri. "Gaya berÂmain bisa lebih mirip dengan gaya bermain Spanyol tetapi dia juga memiliki beberapa aspek Italia," jelasnya.
Kabar lainnya, Manchester City membatalkan niatnya merekrut Miralem Pjanic. Manajer Pep Guardiola mengaku timnya belum butuh gelandang baru.
Pjanic menjadi pilar lini tengah Juve sejak tahun 2016 kemarin. Akan tetapi dalam beberapa pekan belakangan ini dia disebut bisa angkat kaki dari Turin.
City kemudian dikabarkan terjun dalam perburuan pemain berusia 28 tahun itu. Mereka mencari pengganti Yaya Toure yang meninggalkan klub setelah kontraknya berakhir.
City pun memberikan penawaran dengan angka sebesar 50 juta Pounds. Meski angka itu cuÂkup besar, namun Juve menilai masih belum bagus. ***