Berita

Menteri Budi Karya/Net

Politik

Menhub: Untuk Ojol, I Love You

SENIN, 23 JULI 2018 | 00:51 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Rencana aksi para pengemudi ojek online (ojol) saat pembukaan Asian Games 2018 tidak direspon dengan amarah oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Sebaliknya, Menteri Budi justru mengungkapkan bahwa dirinya sebagai pimpinan Kementerian Perhubungan mengaku sangat peduli dan cinta para driver ojol.

"Untuk ojol, saya terus terang saja hanya bisa katakan i love you, saya senang sekali, dan saya cinta sekali kepada mereka," ujar Budi Karya Sumadi di Pisa Kafe Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (22/7).


Dia meminta kepada para pengemudi ojol untuk tidak khawatir dan merasa tidak diperhatikan oleh pemerintah. Jasa ojol selama ini telah membantu hampir seluruh lapisan masyarakat, sehingga tidak ada alasan bagi pemerintah untuk tidak memperhatikan ojol.

Menteri Budi memastikan Kementerian Perhubungan akan menggelar dialog dengan para driver ojol guna mengatasi beragam masalah yang kini tengah dihadapi.

"Untuk ojol jangan khawatir, toh Kementerian Perhubungan adalah sahabat-sahabat mereka, oleh karenanya Pak Dirjen Perhubungan Darat sudah melakukan diskusi yang intensif dengan mereka. Menurut laporan dari pak Dirjen sebagian besar dari kelompok itu setuju untuk berdialog dan mencarikan solusi,” jelasnya.

Jika diskusi dengan Dirjen Hubdat dirasa tidak memuaskan, Menteri Budi mengaku siap menerima langsung perwakilan ojol. Terpenting, sambung Budi, tidak ada aksi di acara akbar yang digelar di negeri ini.

"Saya tentu sebagai bapak, sebagai sahabat, menyarankan ngapain mesti demo, Asian Games itu hajat kita bersama, tentu kita semua mau acara ini jadi pertunjukan yang akbar, daripada demo mending kita diskusi saja," tambahnya.

Sementara kepada para operator, Menhub meminta untuk memberikan pendapatan yang sesuai kepada para driver, sehingga baik operator maupun para driver tetap bisa eksis di negeri ini.

"Kepada operator harus fair-lah ya, para ojol sudah memberikan pendapatan bagi operator, maka berikanlah suatu harga yang pantas yang bisa membuat mereka tetap eksis," pungkasnya.

Aksi besar driver ojol sedianya bakal digelar di hari pembukaan Asian Games 2018. Salah satu yang akan disuarakan driver ojol adalah masalah tarif yang dinilai terlalu rendah. [ian]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya