Berita

Foto: Net

Nusantara

Wakapolres Kotabaru: Diundang STC, Malah Pak Soenarko Banyak Bicara Dalam Forum FGD

MINGGU, 22 JULI 2018 | 07:42 WIB | LAPORAN:

Klaim yang disampaikan Direktur Utama PT Sebuku Tanjung Coal (STC), Soenarko bahwa tidak ada undangan Forum Group Discussion (FGD) dari Polres Kotabaru, dibantah.

Undangan FGD tersebut berkaitan perseteruan sengketa lahan di Pulau Laut, Kalimantan Selatan, antara STC dengan PT PT Multi Sarana Agro Mandiri (MSAM) milik Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.

"Diundang mereka. Pak Soenarko hadir kok saat itu. Para wartawan juga ada. Unsur pimpinan daerah juga hadir. Malah Pak Soenarko banyak berbicara dalam forum FGD. Jadi nggak benar pernyataan dia itu," tegas Wakapolres Komisaris Besar Pol. Yusriandi Yusrin, Sabtu (21/7).


Menurut Yusrin, FGD digelar karena Sebuku Group dan PT MSAM saling klaim memiliki lahan di perbatasan Desa Sungup dan Selaru.

Awalnya kata dia, mediasi digelar di tingkat desa yang berlanjut di tingkat kecamatan. Terakhir pada Rabu (18/7)  lalu di tingkat kabupaten di aula Mapolres Kotabaru.

Dari Sebuku Group, hadir Dirut Soenarko juga ada Manajer STC Yohan Gessong, HRGA Herbeth Sitinjak, Legal Sigit, Bagus Umbara, Wahyudi dan Sasli.

Sedangkan dari PT MSAM hadir GM Yonai S Gultom, Legal Mardi, Legal Sirajudin Addin. Kemudian Camat Pulau Laut Utara Melinda, Staf BPN Kotabaru Sandy, Kepala Desa Sungup dan Kades Selaru serta para tokoh masyarakat.  

Sebelumnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Soenarko mengaku justru pihaknya yang diintimidasi karena ada beberapa orang tak dikenal datang dengan membawa senjata tajam.
 
"Lahan kami yang direbut, kami diintimidasi dengan kedatangan beberapa orang bersenjata tajam. Tapi di media kami disebut yang membawa senjata tajam. Kok karyawan kami diangkut ke Polres,” kata Soenarko.

Sebaliknya menurut wakapolres, ratusan massa dari Sebuku Group yang menduduki lahan sengketa. "Faktanya begitu. Wartawan juga kan ada di lokasi melihat sendiri," tambahnya.

Yusin menekankan bahwa polisi dalam hal ini bersikap netral. Sedangkan pengamanan terhadap ratusan pekerja STC itu untuk menghindari konflik. "Kalau nanti sama-sama kerahkan massa ke lapangan apa nggak terjadi bentrok?" ujarnya.

Dia mengimbau, semua pihak bisa bijak dan menjaga diri.

"Sengketa lahan kan bisa diselesaikan, melalui jalur hukum. Jadi tidak perlu bawa massa ke lapangan, kasian warga. Media juga mestinya bijak, jangan jadikan potensi konflik menjadi sarana adu statement tanpa peninjauan fakta lapangan," tekannya. [wid]

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya