Berita

Jimmy Sirait (kiri)/RMOL

Pertahanan

Mengunjungi "Sarang Macan" Kandang MI-17 Dan MI-35 Di Semarang

SABTU, 21 JULI 2018 | 06:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Skuadron-31/Serbu yang merupakan kandang helikopter canggi jenis M-17 V5 dan M-35 buatan Rusia dikenal sebagai "sarang macan".

Area yang terletak di kawasan Pusat Pendidikan Penerbang TNI AD (Pusdik Penerbad) ini adalah satu-satunya yang berada di utara. Letaknya berseberangan dengan Skuadron-11/Serbu yang merupakan kandang Apache.

"Selamat datang di sarang macan. Kami biasa disebut sarang macan karena ada dua patung macan di depan dan di dalam satu," kata Komadan Skuadron-11/Serbu Letkol Cpn Jimmy Sirait kepada awak media di markasnya, Semarang, Jumat sore (20/7).


MI-17 dan MI-35 merupakan heli tempur khas Rusia yang dilengkapi oleh berbagai persenjataan seperti rudal dan canon 30 MM. Heli ini juga memiliki kemampuan angkut hingga mencapai bobot 3.000 kilogram.

Di Rusia sendiri, alutsista ini telah diturunkan dalam berbagai font pertempuran seperti di Afgahanistan dan Irak.

Sambung Jimmy, di Indonesia, MI-17 dan MI-35 telah diturunkan dalam berbagai medan operasi seperti di Papua, Aceh dan Sulawesi.

"Saat ini ada dua unit yang sedang operasi ke Jakarta," terangnya.

Sedangkan untuk markas MI-17 dan MI-35 di Skuadron-11/Serbu, lulusan Akmil 1998 ini menyebut selain terdapat fleet operasional, satuannya juga terdapat 3 fleet serbu, 1 fleet serang dan 1 kompi fleet markas.

"Untuk penugasan ke liar negeri kami juga pernah mengirim MI-17 ke Mali," pungkasnya. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya