Berita

Foto/Net

Nusantara

DPRD DKI: Copot Walikota Lewat WA Bisa Berdampak Buruk Bagi Masyarakat

RABU, 18 JULI 2018 | 17:47 WIB | LAPORAN:

Dicopotnya Walikota Jakarta Timur Bambang Musyawardana melalui pesan singkat WhatsApp mengundang reaksi banyak pihak. Karena dirasa tidak adil dengan apa yang selama ini dikerjakan oleh Bambang selama menjabat.

Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Bestari Barus menyayangkan akan kejadian hal ini. Dan hal ini tidak seharusnya dilakukan lewat pesan WhatsApp nantinya akan berdampak buruk kepada masyarakat Jakarta.

"Kalau memang boleh dengan sistem WA ya apa boleh kemudian masyarakat misalnya membuat KTP, setor uang, perijinan pakai WA saja ? Ini saya kira satu hal yang kurang cerdas yang dapat berimbas nanti ke masyarakat," ujar Bestari Barus saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (18/7).


Menurutnya, hal ini dapat berdampak buruk terlebih bila didengar oleh anak-anak karena terkesan jika pencopotan ini main-main dan tidak serius. Padahal, ini merupakan pergantian jabatan yang berdampak bagi satu wilayak kota administrasi.

"Khususnya bila di dengar anak-anak, oh boleh lah minta ijin sakit pakai WA saja ? Tidaklah, kekinian  boleh saja untuk melengkapi namun syarat-syarat administrasi wajib dipenuhi oleh pemangku kebijakan dalam hal ini gubernur dan wagub," beber Bestari.

Dengan begitu, harusnya ini menjadi pembelajaran Anies-Sandi dalam menentukan pilihan agar lebih memperhatikan syarat administrasi sehingga hal ini lebih menghormati dan menghargai orang meski beda jabatan. [fiq]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya