Berita

Foto/RMOL

Politik

Gerindra: AHY Cawapres Perlu Persetujuan PKS Dan PAN

SELASA, 17 JULI 2018 | 20:46 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Kabar pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat dan Partai Gerindra, kali ini bukan hanya bahas masa depan koalisi kedua parpol tersebut.

Tampaknya Gerindra dan Demokrat akan lebih serius membahas persetujuan partai koalisi Gerindra lainnya, untuk gandeng Agus Harimurti Yudhoyono sebagai cawapres pendamping Prabowo Subianto. Pasalnya, Gerindra tidak bisa memutuskan sendirian.

"Tentang siapa yang nanti diputuskan untuk menjadi pasangan Cawapres Pak Prabowo, Gerindra tidak bisa memutuskan sendiri," ujar Anggota Dewan Penasihat DPP Gerindra Muhammad Syafi'i di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (17/7).


"Jadi kata akhir itu adalah kesepakatan Partai Gerindra dengan partai-partai Koalisi lainnya," tambahnya.

Hal penting lain yang dipertimbangkan oleh koalisi adalah, cawapres yang mampu menaikkan elektabilitas koalisi tersebut secara keseluruhan di Pilpres 2019 mendatang.

"Tetapi (Cawapres) itumemang harus betul-betul kita anggap mampu mengangkat dan mendongkrak elektabilitas dalam Pilpres 2019 yang akan datang," pungkasnya. [fiq]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya