Berita

Nizar Ali/net

Nusantara

Kemenag Sudah Sosialisasikan Ancaman Virus Nipah Ke Jamaah Haji

SELASA, 17 JULI 2018 | 15:36 WIB | LAPORAN:

Virus Nipah menghantui musim ibadah haji pada tahun ini. Penyakit yang belakangan mewabah di India ini juga termasuk yang dikhawatirkan menyerang jamaah haji asal Indonesia.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Nizar Ali, mengatakan, masalah ini sudah dikoordinasikan pihaknya dengan Kementerian Kesehatan.

"Yang paling kompeten menjawab adalah teman-teman dari Kementerian Kesehatan, tetapi kami selalu berkoordinasi. Kementerian Kesehatan sudah melakukan sosialisasi sejak awal tentang virus MERS dan virus lainnya," ungkap Nizar Ali di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (27/6).


Hingga saat ini Kemenag terus melakukan sosialisasi tentang ancaman virus-virus tersebut dan menyarankan kepada para jemaah untuk melakukan suntik vaksin.

"Sudah melakukan sosialisasi sejak awal sampai menganjurkan pada jamaah untuk suntik influenza, kemudian meningitis dan lainnya," lanjut Nizar.

Kemenag juga telah menyiapkan tim kesehatan yang selalu memeriksa kondisi fisik jamaah haji di Arab Saudi.

"Ada juga kantor kesehatan haji kita di Mekkah maupun Madinah untuk mengantisipasi adanya virus tadi," tutur Ali.

Virus Nipah adalah penyakit yang ditularkan dari kelelawar pemakan buah ke hewan lain dan manusia. Virus ini pertama kali ditemukan di Sungai Nipah, Malaysia pada tahun 1998. Baru-baru ini ditemukan bahwa bahwa virus Nipah dapat menular lewat kontak fisik dengan manusia yang terinfeksi atau hewan ternak. Virus juga disebarkan melalui konsumsi buah-buahan yang terkontaminasi. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya