Berita

Anton Tabah Digdoyo/Net

Nusantara

Masjid Buaran Indah Buka Paud Hafidz, Anton Digdoyo: Ini Jihad Besar

SELASA, 17 JULI 2018 | 07:25 WIB | LAPORAN:

Majelis Ulama Indonesia (MUI) sangat bersyukur dengan langkah Yayasan Masjid Buaran Indah, Jakarta Timur, membuka paud tahfidz (menghafal) Alquran.

Pembukaan paud hafidz ini secara resmi dibuka kemarin (Senin, 167/) oleh Walikota Jakarta Timur  didampingi Ketua Yayasan Masjid Buaran Indah, ustad Jony Harjono. Dalam kesaksiannya, Walkot Jaktim menyebut paud tahfid Quran ini yang pertama kali di DKI Jakarta dan ke-4 di Indonesia.

Pengurus MUI Pusat sekaligus anggota Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Brigjen (Purn) Pol. Anton Tabah Digdoyo menyebut pembukaan paud hafidz ini jihad besar.


"Saya katakan jihad besar karena justru ada elit-elit politik yang ingin hapus pelajaran BTQ (baca tulis Alquran) di sekolah-sekolah dasar, ingin hapus pelajar agama di sekolah-sekolah bahkan ingin menghilangkan pesantren-pesantren di NKRI," tutur Anton kepada redaksi, Selasa (17/7).

Menurut Anton, orang semacam itu tidak sadar sejarah kemerdekaan NKRI ini tidak lepas dari kekuatan perlawanan umat Islam dan pesantren-pesantren yang sangat ditakuti penjajah.

"Tanpa umat Islam Indonesia tidak merdeka tanpa umat Islam NKRI tidak akan ada. Itu diakui oleh penjajah sendiri," tegas Anton.

Pengenalan hafalan Alquran sejak usia dini menurutnya sangatlah tepat. Sebab usia dini adalah masa-masa peka cepat, mudah merekam, dan menyimpan ingatan juga peka menyerap rasa ke-Tuhan-an yang jadi fitrah manusia.

"Dari sinilah anak-anak akan kita bentuk jiwanya otaknya seperti apa? Sebagaimana sabda Nabi Muhamad SAW yang sangat masyur tersebut," terang Anton.

Anton menegaskan, MUI juga terus berjihad melestarikan dan meningkatkan agar agama Islam dikaji dipelajari, didalami, dipahami di berbagai elemen masyarakat di rumah tangga, kampung-kampung.  Terutama di dunia pendidikan dari tingkat paud sampai perguruan tinggi.

"Karena hanya Islam yang mampu menjadi benteng peradaban umat manusia yang kokoh menghadapi gempuran-gempuran paham dan aliran yang makin menjauh dari agama," tegas purnawirawan jenderal bintang satu ini. [wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya