Berita

Nusantara

Rebutan Wilayah, Alasan Kebijakan Satu Peta Dibentuk

SELASA, 17 JULI 2018 | 01:10 WIB | LAPORAN:

. Setelah era otonomi, konflik perbatasan antar wilayah makin tinggi. Hal itu dikatakan Asisten Deputi Penataan Ruang dan Kawasan Strategis Ekonomi, Kemenko Bidang Perekonomian, Dodi Slamet Riyadi.

"Bayangkan, satu jengkal saja diperebutkan empat kabupaten kota. Padahal negara ini luas. Ini yang jadi permasalahan kita," kata Dodi dalam diskusi "Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta" di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (16/7).

Untuk itu, diperlukan proses percepatan penyelesaian konflik tapal batas antar suatu kabupaten kota dan provinsi. Hal inilah yang mendorong Badan Informasi Geospasial (BIG) di bawah Kemenko Perekonomian berkoordinasi dengan pihak Kemendagri.


Selain itu, lanjut Dodi, jika masyarakat tidak memiliki satu peta yang sama, maka dapat memicu masalah persengketaan tanah. Termasuk masalah tumpang tindih perinzinan hingga konflik tata ruang.

"Itu salah satu alasan mengapa kebijakan satu peta ini diperlukan," terangnya.

Dengan kebijakan Satu Peta ini, papar Dodi, pihaknya ingin menata ruang lebih baik lagi. Sesuai dengan kualitas peta lebih baik lagi. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya