Berita

Nusantara

DPRD DKI Bakal Gunakan Hak Bertanya Untuk Program Anies-Sandi

SENIN, 16 JULI 2018 | 20:59 WIB | LAPORAN:

DPRD DKI Jakarta akan menggunakan hak bertanya terkait kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang menutup Jalan Jati Baru, Pasar Tanah Abang untuk dijadikan lahan berjualan para pedagang.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi menilai kebijakan tersebut justru membuat keadaan pasar Tanah Abang semakin runyam dan menambah kemacetan.

"Permasalahan Tanah Abang sampai hari (belum selesai)," sesalnya saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/7).


Prasetyo mengaku seringkali mengingatkan Anies secara langsung mengenai kebijakan-kebijakan yang menuai kontroversi.

Tapi saran yang diberikan tidak dijalankan Anies. Terlebi Agustus nanti DKI menjadi tuan rumah hajatan besar, pesta Asian Games 2018

"Sebetulnya dari sekarang ini harus disosialisasi, dan mereka tamu-tamu negara itu kan juga pasti datang ke Tanah Abang. Apa sih isinya Tanah Abang. Karena bukan apa-apa, Presiden Jokowi selalu tamu negara dibawa kesitu," jelasnya.

Hak bertanya juga digunakan untuk program KJP Plus. Politisi PDI Perjuangan ini mengaku selalu mendapatkan laporan dari masyarakat yang dipersulit terkait oleh program itu.

Berikutnya DPRD juga ingin menannyakan kelanjutan program DP nol persen yang hingga kini belum ada kejelasannya.

"Ini juga kita sikapi, terus mengenai DP Nol Persen sampai hari ini juga ga (ada) ini," kata Prasetyo.

Prasetyo meminta semua pihak untuk tidak salah menyimpulkan bahwa penggunaan hak itu upaya pemakzulan Anies-Sandi. Kritikan itu ditegaskannya hanya untuk menjalankan fungsi pengawasan.

"Kita ngomong dengan Pak Anies, dan saya bilang dengan Fraksi PDIP, kita mengritisi boleh, tapi jangan meng-empeach Pak Anies dan Pak Sandi. Dia dipilih oleh masyarakat itu 58 persen. Ya kita jaga, jangan sampai kejadian seperti Pak Ahok kembali terjadi lagi. Kita ingin kerjasama antara eksekutif dan legislatif baik," pungkasnya. [nes]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya