Berita

Foto/RMOL

Nusantara

Anies-Sandi Melayat Petugas Damkar Yang Gugur

SENIN, 16 JULI 2018 | 16:12 WIB | LAPORAN:

Petugas pemadam kebakaran Jakarta Utara, Haeruddin (51) meninggal dunia saat bertugas memadamkan kebakaran rumah toko di Jalan Kenanga, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (16/7) dini hari.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno pun menyempatkan untuk melayat korban di rumah duka almarhum Haeruddin. Setibanya di rumah Haeruddin, mereka langsung menyalami anggota keluarga almarhum. Setelah itu mereka langsung berdoa di sisi jenazah Haeruddin.

Tak lama berselang jenazah Haeruddin langsung disalatkan di Masjid Darul Maghfiroh yang berada tak jauh dari kediamannya. Anies langsung dipercaya untuk menjadi imam shalat jenazah tersebut. Dengan gugurnya Haeruddin menandakan bahwa pekerjaan pemadam kebakaran bukan pekerjaan yang bisa dipandang sebelah mata.


"Umur hanya Allah yang tahu, kapan ajal akan tiba. Tapi ini menandakan kepada kita semua, warga Jakarta, warga Indonesia bahwa saudara-saudara kita yang hari ini ada di depan kita berseragam biru (pemadam), mereka adalah orang-orang yang bertugas bekerja dengan penuh risiko, bekerja dengan keberanian, dengan keihlasan dan nyali luar biasa," beber Sandi.

Karena itu Anies-Sandi meminta agar keluarga yang ditinggalkan agar tabah menghadapi musibah ini. Serta berpesan bagi petugas Damkar agar selalu berhati-hati

"Untuk ikuti prosedur SOP dalam penyelamatan kebakaran. Kedua kepada semua masyarakat, cek kembali sambungan listrik, cek kembali instalasi, cek kembali sambungan gas kompor, dan semua yang memiliki potensi menimbulkan kebakaran harus dicek dalam keadaan yang aman," pintanya.

Haeruddin sendiri saat berusaha memadamkan api mengalami sesak nafas secara mendadak dan langsung dilarikan ke RSUD Koja, namun nyawanya tak tertolong. Sementara sampai saat ini, kebakaran ruko tersebut diduga berasal dari ledakan tabung gas saat warga memasak. Api membesar dan warga sekitar kewalahan memadamkan. Armada damkar pun datang, Haeruddin juga ikut. [fiq]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya