Berita

Foto/Net

Pertahanan

Terduga Teroris Di Kaliurang Bukan Kelompok JAD

SENIN, 16 JULI 2018 | 15:35 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tiga dari empat terduga teroris yang tewas ditembak oleh tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri di Jalan Raya Kaliurang, Jawa Tengah, Sabtu (14/7), merupakan kelompol Jamaah Ansharu Khalifah (JAK).

"JAK ini dia tetap mendukung JAD, ada hubungannya kita akan kembangkan dan kita sudah tahu jaringannya," kata Kapolri Jendera Tito Karnavin di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin (16/7).

Di sisi lain, terkait dengan kejadian teror yang terjadi di Mapolres Indramayu, Jawa Barat Tito menyatakan pelaku merupakan kelompok dari JAD.


Tito menekankan kepada masyarakat untuk tidak perlu khawatir dengan adanya potensi aksi teror lainnya. Tito mengklaim, jajaranya telah mengantisipasi seluruh gerakan kelompok teroris di Indonesia.

Sebelumnya, Detasemen Khusus 88 Antiteror  88 terlibat baku tembak dengan empat orang terduga teroris di Kilometer 9 Jalan Kaliurang, Yogyakarta, Sabtu 14 Juli 2018.

Dalam operasi penindakan itu, tiga terduga teroris meninggal dunia lantaran ditembak petugas, satu diantaranya berhasil melarikan diri. Sementara itu, akibat kejadian tersebut, satu petugas kepolisian menjadi korban lantaran terkena bacokan dibagian punggung. [fiq]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya