Berita

Foto: RMOL

Nusantara

Lindungi Daya Saing, Indonesia-India Jalin Kerjasama Industri Kelapa Sawit

SENIN, 16 JULI 2018 | 14:19 WIB | LAPORAN:

Demi melindungi daya saing industri kelapa sawit, Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Solvent Extractors Association (SEA) India, dan Solidaridad Network Asia Limited (SNAL) di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta,  Senin (16/7).

Presiden Solvent Extractors Association (SEA) India, Atul Chaturverdi menjelaskan bahwa MoU merupakan penegasan keberadaan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan India National Palm Oil Sustainability Framework (IPOS) sebagai kerangka keberlanjutan dalam produksi minyak sawit dan perdagangan antara kedua negara.

“Saya yakin bahwa sinergi antara ISPO dan IPOS secara bersama-sama akan melindungi daya saing industri kelapa sawit, meningkatkan kesiapan menghadapi permintaan pasar di masa depan, dan memenuhi komitmen nasional terhadap produksi dan perdagangan kelapa sawit yang berkelanjutan,” kata Atul, di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (16/7).


Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan kerjasama antara SEA, DMSI, dan SNAL ini juga akan memperkuat hubungan Indonesia dan India di bidang pertumbuhan minyak nabati dan turunannya.

“Kolaborasi ini akan berlanjut lama dan menjadi solusi menguntungkan bagi kedua negara, yang juga sejalan dengan komitmen pemimpin kedua negara,” terang Darmin.

Dalam penandatangan kesepakatan tersebut, kedua negara ini juga membahas hal lainnya, di antaranya perdagangan minyak sawit Indonesia-India, kerangka keberlanjutan ISPO dengan IPOS.

Rencananya, setelah pertemuan tingkat tinggi ini delegasi India akan berkunjung ke Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat untuk bertemu dengan pemerintah daerah setempat, petani kelapa sawit mandiri Solidaridad, dan Keling Kumang Group.

Indonesia merupakan produsen kelapa sawit terbesar di dunia dengan area sekitar 14,3 juta hektar dengan produksi sekitar 40 juta ton.

Kelapa sawit berguna sebagai sumber minyak nabati yang berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan konsumsi masyarakat, baik dalam bentuk minyak goreng dan produk hilir lainnya, maupun dalam bentuk bioenergi (biofuel). [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya