Berita

Foto/RMOL

Nusantara

Lagi, Pemprov DKI Perpanjangan Uji Coba OK Otrip

SENIN, 16 JULI 2018 | 13:46 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana memperpanjang uji coba OK Otrip yang baru saja berakhir pada Minggu 15 Juli kemarin.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, alasan memperpanjang ini coba itu adalah operator masih menghitung besaran tarif.

"Jadi rencananya diperpanjang karena ada keyakinan dari BPBJ yang sekarang lagi menghitung angka OK Otrip rupiah per kilo meternya," katanya di Balaikota Jakarta, Senin (16/7).


Perhitungan besaran tarif itu karena menurutnya para operator belum setuju dengan angka yang ditetapkan oleh Pemprov DKI.

Selain untuk menghitung besaran tarif, perpanjangan masa uji coba juga karena operator yang mau bekerja sama baru berjumlah dua. Sementara targetnya adalah 11 operator.

"(Karena) akhir bulan Juni ini kita dapat jumlah operator yang bergabung lebih sedikit," ujarnya.

Sesuai dengan permintaan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, lanjut Sandiaga, operator ingin memperpanjang uji coba hingga akhir bulan Juli atau pertengahan Agustus nanti.

"Akhir Juli atau pertengahan Agustus kita lagi tentukan nanti diumumkan. Karena baru habis hari ini akan diumumkan perpanjanganya sampai kapan," imbuhnya.

Perpanjangan uji coba ditegaskannya penting. Sebab, animo masyarakat sejauh ini sangatlah besar. Yakni paling tidak 20 ribu penumpang per hari.

"Targetnyakan 2609 (armada) dari 11 operator. Kita ingin 2 atau 3 bergabung lagi sehingga dapat kritikalmass 50 persen dari target 11 orang. Dari 30 trayek ini kita targetkan paling tidak ada 3 persen hingga 35 persen trayek itu bisa dicapai bulan ini," demikian kata pria yang akrab disapa Sandi ini.

Perlu diketahui, Pemprov DKI sebenarnya sudah melakukan uji coba OK Otrip sebanyak dua kali. Uji coba pertama dilangsungkan pada 15 Januari sampai 15 April, sedangkan uji kedua adalah pada 15 April sampai 15 Juli kemarin. [fiq]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya