Berita

Priyo Budi Santoso/RMOL

Politik

Bung Karno Ikon PDIP, Izinkan Soeharto Jadi Ikon Berkarya

MINGGU, 15 JULI 2018 | 17:57 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Partai Berkarya secara resmi mendeklarasikan simbol partai dan seluruh program akan tergerak dari ideologi yang telah dibangun oleh Presiden ke-2 RI Soeharto. Terbukti di era Soeharto berkuasa, Indonesia menjadi macan Asia.

Begitu disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso setelah Konferensi Pers sekaligus Perayaan HUT ke-2 Partai Berkarya di Kantor DPP Partai Berkarya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (15/7).

"Nyatanya memang Pak Harto adalah ikon kami. Beliau adalah simbol dan pemimpin yang kami hormati. Kalau beberapa partai lain mengikonkan bung Karno, kami menghormati itu dan izinkanlah kami secara terbuka kepada seluruh masyarakat kami juga mengidolakan bapak pembangunan, Pak Harto sebagai ikon kami," ujar Priyo Budi Santoso.

Meski tak menyebut nama namun pernyataan Priyo soal partai lain yang menggunakan Bung Karno sebagai ikon partai adalah PDI Perjuangan. Ada partai-partai lain yang menggaungkan Soekarno seperti Partai Pelopor dan PNBK, namun kedua partai ini bukan sebagai peserta pemilu 2019.
Meski tak menyebut nama namun pernyataan Priyo soal partai lain yang menggunakan Bung Karno sebagai ikon partai adalah PDI Perjuangan. Ada partai-partai lain yang menggaungkan Soekarno seperti Partai Pelopor dan PNBK, namun kedua partai ini bukan sebagai peserta pemilu 2019.

Menurut Priyo, Soeharto memiliki jasa yang sangat besar bagi Indonesia dan ada beberapa paradigma Soeharto yang bisa diterapkan saat ini demi menjawab persoalan yang tak kunjung selesai.

"Kami menyakini beberapa ajaran Pak Harto mengenai trilogi pembagunan mengenai jalur pemerataan, pertumbuhan ekonomi, menjaga stabilitas keamanan, sandang pangan murah serta kondisi masyarakat yang senantiasa tenang dan damai," tambahnya.

Partai berkarya sangat optimis program-program yang telah dipilih adalah program yang telah ditunggu-tunggu oleh masyarakat.

"Kita percaya berbagai program kerakyatan yang kita tawarjan ini yang memang ditunggu-tunggu oleh masyarakat," pungkasnya.[dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya