Berita

Foto/Net

Nusantara

Adakan Kongres Kebangsaan, FPR Bakal Undang Raja Se-Nusantara

SABTU, 14 JULI 2018 | 20:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dalam upaya mengukuhkan kembali Pancasila sebagai titik awal dan titik temu bangsa Indonesia, dan menetapkan kembali UUD 1945 (asli) sebagai konstitusi negara, Front Pembela Rakyat (FPR) rencananya akan menggelar kongres kebangsaan ke-II dengan mengundang para raja nusantara.

Panglima FPR, Nugroho Prasetyo mengatakan kongres ini perlu, untuk menentukan nilai-nilai bersama bangsa serta merumuskan problematika dan mendefinisikan ulang dalam menentukan musuh bersama bangsa termasuk

merumuskan rencana dan agenda strategis nasional hingga menetapkan peta jalan menuju puncak kejayaan bangsa dan pemilihan.


"Maka Kongres Kebangsaan ini merupakan perwujudan dari situasi dan kondisi bangsa kita pada saat ini yang tidak berjalan pada track-nya," kata Nugroho, dalam keteranganya, Sabtu (14/7).

Kongres Kebangsaan II ini diprakarsai Tim 11 yang di dalamnya antara lain, Presidium Penyelamatan Indonesia, Forum Komunikasi Kerajaan Nusantara, Forum Rektor, Garda Revolusi dan FPR.

Kongeres yang akan diselenggarakan di Jakarta pada Minggu 23 September 2018 itu bakal rencananya akan dihadiri raja-raja se-Nusantara, tokoh lintas sektor dari 34 provinsi, seluruh aktivis mahasiswa se-Jawa, para Ketua BEM se-Indonesia, para rektor peguruan tinggi se-Indonesia.

Selain itu, juga rencananya akan dihadiri ribuan ulama se-Jawa, puluhan tokoh oposisi utama, berbagai ormas dan LSM dengan tema Era Baru, Indonesia Baru Indonesia Jaya: Berdaulat Penuh, Berdikari, Adil-Makmur-Sentosa. [fiq]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya