Berita

Politik

Pemilu Dilakukan Sekarang, Hanya Enam Parpol Yang Lolos Ke Parlemen

SABTU, 14 JULI 2018 | 09:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Elektabilitas PDI Perjuangan masih tetap gagah dilihat dari beberapa hasil lembaga survei pasca Pilkada serentak 2018 atau jelang Pemilu serentak 2019.

Seperti hasil survei KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia) saat responden diajukan pertanyaan, partai politik mana yang akan dipilih pada Pemilu 2019.

PDIP berada di paling atas dengan elektabilitas 23,4 persen. Di bawah PDIP ada Partai Gerindra dengan tingkat keterpilihan 15,5 persen.


Menyusul, Partai Golkar 9,7 persen, PKB 6,7 persen, PKS 5,2 persen dan Partai Demokrat 4,6 persen.

Seterusnya, Partai Nasdem 3,9 persen, PPP 3,8 persen, Partai Perindo 3,6 persen, PAN 3,4 persen, Partai Hanura 1,0 persen, Partai Berkarya 0,6 persen, PKPI 0,4 persen, PBB 0,2 persen dan PSI 0,2 persen.

"Adapun sisanya belum menentukan pilihan," kata Direktur KedaiKOPI Vivi Zabkie, Sabtu (14/7).

Kalau melihat ketentuan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold sebesar 4 persen, hanya ada enam parpol yang lolos ke Parlemen di Senayan. Yaitu, PDIP, Partai Gerindra, Partai Golkar, PKB, PKS dan Partai Demokrat.

Survei ini dilakukan pada 3-7 Juli 2018 di 10 propinsi dengan jumlah pemilih terbesar yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Banten, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Lampung, Sumatera Selatan dan Riau.

Jumlah responden sebanyak 1.148 orang dengan margin of error 2,89 persen pada interval kepercayaan 95 persen. Adapun survei didanai oleh dana internal Lembaga Survei KedaiKOPI. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya