Berita

Sandiaga Uno/Net

Nusantara

Sandi Berencana Bikin Anggaran Buat Cari Lahan Makam

KAMIS, 12 JULI 2018 | 20:25 WIB | LAPORAN:

Berkurangnya lahan tempat pemakaman umum (TPU) di wilayah Jakarta menimbulkan kekhawatiran.

Imbasnya banyak masyarakat yang melakukan sistem tumpang. Sistem tumpang dilakukan dengan cara memakamkan kerabatnya satu liang lahat dengan kubur dengan saudara atau keluarga.

Menanggapi hal Wakik Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyatakan Pemprov akan mencari solusi masalah tersebut.


Menurut Sandi saat ini lahan pemakaman di Jakarta masih tersedia untuk pemakaman dalam beberapa tahun ke depan. Namun, Sandi tidak menjelaskan secara rinci luas lahan pemakaman yang tersedia di Ibukota.

Sandi juga menambahkan jika lahan semakin sempit, maka pihaknya akan mencari dan memperbanyak area TPU di Ibukota.

Ia pun menyebut usaha pemprov DKI dalam mencari lahan pemakaman di Jakarta akan masuk dalam anggaran Pemprov DKI Jakarta tahun depan.

"Nah kami akan terus melakukan penambahan jumlah makam dan kita akan targetkan untuk pembiayaan ini bisa dianggarkan untuk tahun depan," kata Sandi di Jakarta, Kamis (12/7).

Oleh karenanya, Sandi menghimbau agar masyarakat Jakarta tidak khawatir akan masalah tersebut.

"Jadi kita sampaikan kepada masyarakat untuk tidak khawatir kita akan pastikan sediakan lahan yang sebetulnya cukup di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Memang pada tempat-tempat favorit seperti Karet Bivak itu sudah habis lahannya dan kita tidak mungkin lagi untuk menambah," tutup Sandi. [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya