Berita

Foto/RMOLLampung

Nusantara

Pansus DPRD Temukan Adanya Dugaan Politik Uang Di Pilgub Lampung

KAMIS, 12 JULI 2018 | 05:29 WIB

Hasil rapat dengar pendapat (RDP) Pansus Politik Uang DPRD Lampung dengan penyelenggara pemilu, menyimpulkan adanya dugaan pidana politik uang pada Pilgub Lampung 2018.

"Ya, ada dugaan ke sana. Makanya, nanti Pansus akan mendalami dan membuktikan laporan dari masyarakat terkait adanya dugaan money politic," ujar Ketua DPRD Provinsi Lampung, Dedi Afrizal, Rabu (11/7), usai hearing dengan Kapolda, Kejati, Bawaslu, KPU Lampung.

Diberitakan Kantor Berita RMOLLampung, Dedi menilai pro dan kontra yang terjadi sebelumnya dalam pembentukan Pansus Politik Uang DPRD Provinsi Lampung merupakan bagian dinamika politik.


Ia mengatakan, adanya aksi dari Barisan Rakyat Peduli Lampung yang sempat menggelar aksi di lingkungan Pemprov Lampung merupakan hal yang wajar.

"Setiap orang memiliki pendapat dan pemikiran masing-masing. Silakan saja mereka menyuarakan hal tersebut," kata Dedi

Sebagai lembaga perwakilan masyarakat, ia mengingatkan DPRD Provinsi Lampung memiliki tugas dan tanggungajawab, salah satunya menjalankan fungsi pengawasan. Oleh karena itu, pihaknya tidak bisa tinggal diam saat melihat masyarakat gaduh dengan adanya gerakan penolakan.

"Pansus akan gali itu. Kalau tidak terbukti, maka kita rekomendasi tidak terbukti. Kalau terbukti, kami akan berikan rekomendasi ke lembaga terkait," ungkapnya.

Ia pun mengimbau, berbagai pihak agar tidak khawatir terkait dugaan politik uang tersebut dan menyerahkan kepada lembaganya bekerja secara maksimal.

Dedi memastikan, lembaganya akan mengawal dan memperkuat lembaga lain apabila ada temuan kejanggalan, ketidaksesuaian saat digelarnya ajang pesta demokrasi lima tahunan tingkat provinsi.

"Tentunya Pansus juga akan memberikan rekomendasi yang menjadi keputusan DPRD saat laporan pansus itu disetujui dalam paripurna," tandasnya. [fiq]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya