Berita

Foto/Ist

Nusantara

Anies Apresiasi RS Islam Cempaka Putih Sediakan Rawat Inap Pasien TBC

KAMIS, 12 JULI 2018 | 01:14 WIB | LAPORAN:

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara ulang tahun ke 47 Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Jakarta, Selasa (11/7). Setelah melakulam ucapan selamat ulang tahun secara simbolis. Anies, langsung meninjau ruangan rawat inap Tuberkulosis Resistance Obat (TB RO) yang baru diresmikannya.

Anies berharap bahwa fasilitas ruang rawat inap Tuberkulosis Resistance ini ke depanya dapat membuat Jakarta bebas dari penyakit mematikan ini. Anies mengatakan, penyakit tuberkulosis memang sudah banyak merenggut nyawa karena keterbatasan fasilitas di beberapa rumah sakit yang kurang mendukung.

"Kita ingin Jakarta sepenuhnya bebas TB. Ada Tentunya yang namanya umur itu ditangan Allah kita semua bagian ikhtiar, tapi kalau keteledoran - keteledoram dan ketidakmauan kita menyiapkan fasilitas mengakibatkan kejadian seperti itu (pasien meninggal dunia), saya rasanya tak bisa kita mempertanggung jawabkannya dengan baik," paparnya.


Tuberkulosis (TB) sendiri dikenal dengan nama lain TBC. Ini merupakan penyakit menular paru-paru yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis. Penyakit ini menular karena penderita TB aktif yang batuk dan mengeluarkan titik-titik kecil air liur, dan terinhalasi oleh orang yang sehat yang tidak memiliki kekebalam tubuh terhadap penyakit ini.

Anies menyebut Rumah Sakit Islam Cempaka Putih ini adalah rumah sakit swasta pertama di Indonesia, yang mempunyai fasilitas ruang rawat inap Tuberkulosis Resistance.

Anies menambahkan jika pihak Pemprov DKI Jakarta sangat mengapresiasi hal itu, dia juga berjanji mempromosikan hal ini masyarakat Jakarta, agar masyarakat DKI Jakarta tahu.

"Saya dengar ini RS swasta pertama (di indonesia) yang memiliki ruang rawat inap untuk TB RO, dan yang pertama itu tiada duanya. Dan saya berharap nanti aspeknya adalah aspek bagian kami nanti, aspek promotif dan preventif kita lakukan, ibu bapak di sini menyiapkan kuratifnya untuk pengobatannya," tutup Anies. [fiq]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya