Berita

Eko Putro Sandjojo/net

Nusantara

Dana Desa Di Gianyar Fokus Untuk Atasi Tiga Masalah

MINGGU, 08 JULI 2018 | 01:55 WIB | LAPORAN:

Ada tiga permasalahan utama di kabupaten Gianyar, Bali. Salah satu daerah destinasi turis di Bali itu masih mengalami stunting (kekurangan gizi kronis), kemiskinan, dan sampah plastik.

"Coba alokasikan Dana Desa untuk atasi stunting sehingga Gianyar bebas stunting," ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, dalam siaran persnya, Sabtu (7/7).

Selain itu, masalah sampah berpotensi mematikan sektor pariwisata jika tidak dikelola dan dikendalikan. Misalnya, sampah plastik akan terurai secara fisik, selanjutnya dimakan oleh ikan dan ikan akan dikonsumsi manusia.


"Dana Desa dipakai untuk penanggulangan sampah supaya tidak terbawa ke laut," katanya.

Saat ini, Dana Desa di Gianyar sudah tersalurkan 100 persen ke desa-desa.

"Saya senang sekali. Mungkin diprioritaskan untuk membangun ekonomi desa sehingga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Eko juga mengajak masyarakat melakukan usaha pengelolaan sampah atau bank sampah melalui BUMDes. Pengelolaan sampah bisa menghasilkan pendapatan seperti yang terjadi di Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta. BUMDes Panggung Lestari yang mengelola bank sampah di daerah tersebut mampu meraup keuntungan lebih dari Rp 4 miliar.

Sementara itu, Plt. Bupati Gianyar, I Ketut Rochineng, mengatakan bahwa Dana Desa berperan strategis untuk pemerataan pembangunan. Dana Desa memprioritaskan tenaga kerja setempat, bahan baku, dan swakelola.

"Dana Desa tahun 2018 dialokasikan sekitar Rp 51,9 miliar untuk sekitar 60 desa dan Rp 38 miliar untuk program PKT," timpalnya. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya