Foto/Net
Foto/Net
"Bom kelompok ini digunakan untuk menyerang TPS - TPS pada saat Pilkada," kata Tito, Jumat (6/7).
Menurut Tito, rencana tersebut diurungkan. Lantaran Polisi dan TNI terus melakukan perburuan terhadap kelompok jaringan teroris yang sudah ditangkap mencapai 138 orang. Sekaligus telah menjaga keamanan selama pilkada tetap kondusif, sehingga kelompok dari Abdullah ini tak melakukan aksi teror.
"Setelah Bom Surabaya, kemudian kami melakukan pengejaran-pengejaran tekanan - tekanan ini membuat kelompok-kelompok ini menjadi ragu-ragu. Jadi rencana yang kelompok yang bernama Abdullah ini, dia untuk melakukan serangan, nggak jadi ada yang bilang oke, ada yang bilang tidak, ya akhirnya nggak jadi produknya bom," papar Tito.
Populer
Senin, 27 Juli 2026 | 19:53
Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44
Senin, 27 Juli 2026 | 01:03
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02
Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18
Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52
UPDATE
Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52
Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51
Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42
Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35
Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28
Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15
Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02
Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54
Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53
Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30