Berita

Foto/Net

Pertahanan

Pelaku Bom Pasuruan Berencana Ledakkan TPS Saat Pilkada

SABTU, 07 JULI 2018 | 00:22 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan ledakan bom di rumah kontrakan di Pasuruan, Jawa Timur yang dilakukan pelaku Abdullah alias Anwardi (50), rencananya untuk diledakkan di tempat-tempat pemungutan suara atau TPS pada Pemilihan Kepala Daerah 2018 lalu.
"Bom kelompok ini digunakan untuk menyerang TPS - TPS pada saat Pilkada," kata Tito, Jumat (6/7).

Menurut Tito, rencana tersebut diurungkan. Lantaran Polisi dan TNI terus melakukan perburuan terhadap kelompok jaringan teroris yang sudah ditangkap mencapai 138 orang. Sekaligus telah menjaga keamanan selama pilkada tetap kondusif, sehingga kelompok dari Abdullah ini tak melakukan aksi teror.

"Setelah Bom Surabaya, kemudian kami melakukan pengejaran-pengejaran tekanan - tekanan ini membuat kelompok-kelompok ini menjadi ragu-ragu. Jadi rencana yang kelompok yang bernama Abdullah ini, dia untuk melakukan serangan, nggak jadi ada yang bilang oke, ada yang bilang tidak, ya akhirnya nggak jadi produknya bom," papar Tito.

"Setelah Bom Surabaya, kemudian kami melakukan pengejaran-pengejaran tekanan - tekanan ini membuat kelompok-kelompok ini menjadi ragu-ragu. Jadi rencana yang kelompok yang bernama Abdullah ini, dia untuk melakukan serangan, nggak jadi ada yang bilang oke, ada yang bilang tidak, ya akhirnya nggak jadi produknya bom," papar Tito.

Maka itu, Tito menyebut peristiwa bom di Pasuruan bukan sebagai aksi teror yang dilakukan oleh pelaku. Lantaran pelaku tak memiliki target sasaran yang akan ditujukan.

Menurut Tito, meledaknya bom tersebut, lantaran dimainkan oleh anaknya yang berusia 6 tahun yang turut menjadi korban luka - luka.

"Dari peristiwa ini, meledak sendiri bukan serangan teror. Bedakan kalau serangan teror itu bom di bawah menuju target. Ini nggak, bom lagi di rumah sendiri dimainin anak meledak," ujar Tito

Diketahui, bahwa diduga pelaku Abdullah melarikan diri menggunakan sepeda motor, setelah dilakukan pengejaran oleh anggota polisi. Setelah tiga bom meledak di rumah kontrakan di Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (5/7) siang. Istri Anwardi, bernama Dina Rohana (40) sudah diamankan oleh polisi untuk dilakukan penyelidikan.

Adapun korban yang mengalami ledakan bom yakni satu anak berumur 6 tahun yang kini masih dilakukan perawatan intensif di rumah sakit. [fiq]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya