Berita

Pasikola/Net

Nusantara

Pemkot Makassar Ingin Pasikola Tetap Beroperasi

JUMAT, 06 JULI 2018 | 22:56 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah Kota Makassar tengah berupaya membantu operasional kendaraan antar jemput anak sekolah (Pasikola) tetap beroperasi.

Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto menjelaskan bahwa pihaknya akan mencari solusi agar Pasikola tetap berjalan. Meski, Pasikola merupakan aset milik swasta, Yayasan Bakti, dan subsidinya telah dicabut donor internasional sejak Mei 2018 lalu.

“Ini aset pribadi bukan milik pemkot, jadi kami dari pemkot hanya selaku fasilitator untuk tangani kendala yang selama ini disubsidi International donor sudah habis sejak Mei kemarin, jadi Yayasan Bakti yang handle Mei-Juni,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (6/7).


Oleh karena itu, Pemerintah Kota Makassar bersama Yayasan Bakti, UNDP dan Organda akan melakukan rembug bersama guna menemukan solusi mengenai persoalan ini. Danny Pomanto menegaskan bahwa Pasikola sangat bermanfaat bagi masyarakat, sehingga harus dipertahankan.

“Jadi kita akan bagi tugas, Yayasan Bakti tugasnya apa, Dishub tugasnya apa, saya tugasnya apa. Salah satunya kita akan coba cari CSR, misalnya Pertamina kalau bisa bantu, siapa tahu bisa dibantu bahan bakar,” ujarnya.

Sementara mengenai besaran biaya, Danny mengatakan hal tersebut bergantung dari hasil kesepakatan pengelola Pasikola yang akan dijajaki formatnya, sopir, dan orang tua siswa.

Sementara itu, perwakilan Yayasan Bakti, Susan sangat mengapresiasi inisiatif dari Pemkot Makassar yang berupaya menemukan jalan keluar bagi keberlanjutan operasional Pasikola.

“Ini kerja sama multi pihak, kami sebagai lembaga swadaya masyarakat, bersama organda serta para komunitas, kami apresiasi pihak Pemerintah Kota yang bersedia fasilitasi,” ucap Susan.

Terdapat sepuluh unit Pasikola yang beroperasi di berbagai rute sekolah berbeda, baik SD maupun SMP. Kendaraan ini dilengkapi buku bacaan anak, dispenser air minum, dan fasilitas lainnya agar anak aman dan nyaman di perjalanan. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya