Berita

Foto: Net

Dunia

Uni Afrika Dukung Pembicaraan Damai PBB untuk Sahara Barat

RABU, 04 JULI 2018 | 22:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Uni Afrika mendukung pembicaraan damai yang dipimpin PBB untuk menyelesaikan isu Sahara Barat yang telah berlangsung selama empat dasawarsa.

Sikap tegas UA ini disampaikan Ketua UA Moussa Faki Mahamat dalam pertemuan yang dilakukan di Nouakchott, Mauritania.

Dalam laporan yang dikutip Mahamat itu disebutkan bahwa UA "mendukung dan sejalan dengan Dewan Keamanan PBB (mengenai pembicaraan damai)."


Dalam laporan itu juga disebutkan bahwa menurut UA, Dewan Keamanan PBB merupakan satu-satunya badan atau lembaga yang memiliki legitimasi untuk mengawasi kawasan sengketa, juga memiliki legitimasi untuk mendesak pihak-pihak yang bertikai mentaati poin-poin negosiasi.

Mahmat juga mengindikasikan agar Mauritania dan Aljazair dilibatkan dalam pembicaraan damai itu. Kedua negara dinilai memiliki peranan yang tidak kecil dalam isu ini.

Aljazair merupakan negara yang sejak awal memberikan dukungan signifikan untuk kelompok Polisario. Namun selama ini Aljazair selalu bersembungi di balik tameng sebagai "negara pemantau".

Laporan yang dibacakan Mahmat juga menegaskan bahwa upaya ke arah perdamaian dan stabilitas kawasan terkait isu Sahara kelihatannya akan gagal bila tidak melibatkan Aljazair dalam negosiasi. [dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya